**Dua Napi Terorisme Purwakarta Ucapkan Ikrar Setia NKRI, Apakah Ini Tanda Perubahan?** **Momen Penentu di Menit Akhir** Purwakarta – Dua warga binaan kasus tindak pidana terorisme di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwakarta secara resmi mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada hari Jumat (24/7/2026). Momen tersebut menjadi bagian penting dari proses pembinaan dan deradikalisasi yang dijalani keduanya selama menjalani masa pidana. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Dua warga binaan yang menyatakan kesetiaannya kepada NKRI yakni Febri Naldi Atmantri dan Daud Fahri Afandi. Kegiatan ikrar setia mereka digelar di Aula Serbaguna Lapas Kelas IIB Purwakarta dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Purwakarta, Mizan Muhami. Ikrar setia kepada NKRI merupakan salah satu tahapan penting dalam program pembinaan kepribadian dan deradikalisasi yang dijalankan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terhadap warga binaan kasus terorisme. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Menurut Kepala Lapas Purwakarta, Mizan Muhami, ikrar setia kepada NKRI merupakan indikator bahwa proses pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan mulai menunjukkan hasil positif. “Selama menjalani pembinaan, warga binaan mendapatkan berbagai program, mulai dari pembinaan kepribadian, pembinaan keagamaan, penguatan wawasan kebangsaan hingga program deradikalisasi,” kata Mizan. Ikrar setia ini juga menjadi wujud sinergi antara Lapas Purwakarta dengan berbagai instansi, termasuk BNPT, Densus 88 Antiteror Polri, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta Kementerian Agama dalam mendukung keberhasilan program deradikalisasi di lingkungan pemasyarakatan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pelaksanaan ikrar setia NKRI ini merupakan langkah penting dalam proses pemulihan bagi warga binaan kasus terorisme. Dengan demikian, diharapkan para warga binaan mampu meninggalkan paham radikal, kembali menerima nilai-nilai kebangsaan, serta siap berintegrasi dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa proses deradikalisasi memerlukan waktu dan perhatian yang serius. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang berkesinambungan dan sinergis antara berbagai pihak untuk mendukung keberhasilan program deradikalisasi di lingkungan pemasyarakatan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/purwakarta/1179459/kembali-ke-pelukan-ibu-pertiwi-dua-napi-terorisme-lapas-purwakarta-ucapkan-ikrar-setia-nkri, without altering the facts of the original article.