**Pidie Berpeluang Masuk Sertifikasi Pariwisata Dunia dengan Potensi Wisata Mane** **Momen Penentu di Menit Akhir** Kabupaten Pidie berpotensi mengikuti sertifikasi pariwisata dunia melalui World Tourism Cities Federation (WTCF), organisasi yang didirikan atas dukungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal ini dipaparkan oleh Camat Mane, Muchtar Abdul Gani MPd, dalam Forum Group Discussion (FGD) yang membahas potensi wisata alam dan budaya Kecamatan Mane di wilayah setempat. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pada Rabu (22/7/2026), FGD digelar di Kecamatan Mane dengan menghadirkan narasumber Prof. Nicolaus Lumunaw, Ph.D., Ketua Design of Tourism Nasional dari Bandung. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, di antaranya kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur perempuan, pemuda, serta pemerhati lingkungan. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan fokus pada upaya menggali dan mengidentifikasi potensi wisata alam maupun budaya yang dimiliki Kecamatan Mane. **Apakah Artinya Ini Kepada Kabupaten Pidie?** Mengapa Kabupaten Pidie berpeluang mengikuti sertifikasi pariwisata dunia? Latar belakangnya adalah adanya potensi wisata alam dan budaya yang dimiliki Kecamatan Mane. Dengan mengikuti sertifikasi pariwisata dunia, Kabupaten Pidie dapat mengembangkan sektor pariwisata lebih luas dan dikenal hingga tingkat Asia dan Eropa. Hal ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan citra Kabupaten Pidie sebagai destinasi wisata. **Apa Artinya Ini Kepada Masyarakat?** Dampak yang akan dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Pidie adalah peningkatan perekonomian dan meningkatnya citra Kabupaten Pidie sebagai destinasi wisata. Hal ini dapat meningkatkan kehidupan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Selain itu, sertifikasi pariwisata dunia dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi budaya dan alam, sehingga masyarakat dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan budaya mereka. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Hasil pembahasan dalam FGD akan dirumuskan menjadi rekomendasi yang akan disampaikan kepada Bupati Pidie sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pengembangan pariwisata. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mengembangkan sektor pariwisata Kabupaten Pidie. Dalam jangka panjang, Kabupaten Pidie dapat menjadi destinasi wisata yang populer di Asia dan Eropa, sehingga meningkatkan perekonomian dan citra Kabupaten Pidie.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/1035322/fgd-gali-potensi-wisata-mane-pidie-berpeluang-masuk-sertifikasi-pariwisata-dunia, without altering the facts of the original article.