Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat ‘Baginda Pemuka Bangsa’ dari 5 Kerajaan Adat Lampung dalam sebuah prosesi sakral yang berlangsung khidmat di kawasan cagar budaya Kedatun Keagungan, Kota Bandar Lampung. Pemberian gelar tertinggi ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi masyarakat adat atas dedikasi serta kepemimpinan nasional yang telah ditorehkan Jokowi bagi bangsa. Acara adat ini menjadi puncak magnet kebudayaan dalam rangkaian kunjungan maratonnya selama tiga hari di Bumi Ruwa Jurai.
Rangkaian Acara Sakral
Jokowi bersama rombongan terbatas tiba di lokasi Kedatun Keagungan sekitar pukul 08.06 WIB dan langsung disambut dengan upacara adat Nemui Nyimah (penyambutan tamu agung). Setelah itu, beliau diarahkan menuju Gedung Pusiban untuk mengikuti sumpah adat. Prosesi penganugerahan gelar adat ‘Baginda Pemuka Bangsa’ ini menandai hari kedua dari agenda kunjungan tiga hari Jokowi di Provinsi Lampung.
Agenda Padat Jokowi di Lampung
Pada hari pertama kunjungannya, Jokowi menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di Kabupaten Mesuji, melaksanakan ibadah Salat Jumat berjemaah di Masjid Agung Baitul Amal, dan menghadiri Rakorda PSI di Kabupaten Tulangbawang. Agenda hari pertama ditutup dengan menyaksikan Kirab Pawai Budaya dan Karnaval Gajah yang memukau ribuan warga. Setelah prosesi sakral penganugerahan gelar, Jokowi langsung bertolak menghadiri Rakorda PSI Kota Bandar Lampung.
MENGAPA & DAMPAK
Pemberian gelar adat ‘Baginda Pemuka Bangsa’ kepada Jokowi merupakan pengakuan dan penghargaan dari masyarakat Lampung atas kontribusinya dalam memimpin bangsa Indonesia. Gelar ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan semangat gotong-royong antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun bangsa. Dampaknya, kunjungan Jokowi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan nasional.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kunjungan Jokowi ke Lampung ini hanya salah satu etape dalam rangkaian safari politik dan sosialnya. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan bangsa. Dengan gelar adat ‘Baginda Pemuka Bangsa’, Jokowi diharapkan dapat semakin menginspirasi dan memotivasi masyarakat untuk terus maju dan berkembang.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://lampung.tribunnews.com/lampung/1212460/jokowi-terima-gelar-adat-baginda-pemuka-bangsa-dari-5-kerajaan-adat-lampung, without altering the facts of the original article.