5 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Serikat Mahasiswa UGM angkat bicara soal dugaan suap ke BEM FH UBK. Apakah kasus ini akan berdampak pada reputasi kampus?

Apa yang Terjadi?

Sebelumnya, Ketua BEM FH UBK Muhammad Abdi Maludin mengakui telah menerima suap dari seorang alumnus Fakultas Hukum melalui aparat kepolisian. Uang suap diberikan dengan tujuan agar BEM Universitas Bung Karno tidak melakukan demonstrasi di Kawasan Istana Negara. Sebagai imbalan, orang itu akan memberikan uang sebesar Rp 20 juta apabila BEM Universitas Bung Karno mau memindahkan lokasi aksi ke depan Kompleks DPR, MPR, dan DPD. Namun, permintaan itu ditolak mahasiswa dan BEM Universitas Bung Karno tetap menggelar demonstrasi di Kawasan Patung Kuda.

Mengapa dan Dampak

Bintang Mesa mengatakan bahwa kasus dugaan suap terhadap pengurus BEM FH UBK harus menjadi alarm bagi gerakan mahasiswa untuk memperkuat infrastruktur gerakan dan mempersolid konsolidasi. Menurutnya, peristiwa itu merupakan upaya pecah belah untuk meredam gerakan mahasiswa. “Divide et impera gerakan mahasiswa,” katanya kepada Tempo, Rabu, 24 Juni 2026. Kasus ini juga menunjukkan bahwa ada upaya penggembosan yang mencederai gerakan mahasiswa.

Reaksi dan Sanksi

Rektorat Universitas Bung Karno menerima pengakuan langsung dari Ketua BEM FH UBK Muhammad Abdi Maludin soal suap yang diterimanya. Rektorat Universitas Bung Karno menonaktifkan status kemahasiswaan Muhammad Abdi Maludin pada Senin, 22 Juni 2026. Wakil Rektor III Daniel Panda mengatakan kampus akan memanggil Muhammad Abdi Maludin untuk menjalani proses pemeriksaan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kasus dugaan suap terhadap pengurus BEM FH UBK menunjukkan bahwa gerakan mahasiswa masih memiliki jalan panjang untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, konsolidasi dan memperkuat infrastruktur gerakan menjadi sangat penting. Sema UGM akan terus menolak segala bentuk penjinakan gerakan dan mendukung upaya memperkuat gerakan mahasiswa. Dengan demikian, gerakan mahasiswa dapat menjadi alat perjuangan yang efektif untuk mencapai tujuan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://nasional.tempo.co/read/2110236/kata-serikat-mahasiswa-ugm-soal-dugaan-suap-ke-bem-fh-ubk, without altering the facts of the original article.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *