22 Agustus 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Pria 30-an diringkus karena fetish melihat orang diare, puluhan siswa SMP menjadi korban. Bagaimana modus operandi pelaku dan apa hukuman yang diberikan?

Modus Operandi yang Sangat Rapi

Chew menghubungi para korban melalui WhatsApp dan berpura-pura menjadi teman masa kecil mereka saat di Sekolah Dasar (SD). Setelah berhasil meyakinkan korban, Chew mulai melancarkan tipu dayanya. Ia berdalih sedang melakukan survei atau eksperimen sains untuk proyek sekolah. Chew kemudian meminta data pribadi korban, mulai dari nama, sekolah, tinggi badan, hingga foto mereka. Tak sampai di situ, ia juga meminta para korban menceritakan pengalaman mereka saat mengalami keracunan makanan atau diare.

Tindakan Bejat yang Sangat Sadis

Berdasarkan laporan Institute of Mental Health (IMH), Chew mengidap gangguan fetiche, fetishistic disorder. “Ia mendapat kepuasan seksual saat mendengar atau melihat remaja laki-laki mengalami kram perut dan diare,” demikian terungkap di persidangan. Dalam salah satu kasus, seorang siswa SMP diminta meminum berbagai cairan yang dikirimkan Chew ke rumahnya. Korban yang percaya bahwa Chew adalah teman SD-nya menuruti perintah tersebut lewat video call. Selama periode Januari hingga Agustus 2019, Chew mengirimkan enam paket berisi zat misterius seperti minyak goreng dan soda kue.

🔖 Baca juga:
Pencarian Lansia 72 Tahun di Purbalingga Gunakan Anjing Pelacak dan Drone

Dampak yang Sangat Berbahaya

Kasus ini baru terbongkar bertahun-tahun kemudian saat korban tidak sengaja bertemu dengan teman SD yang asli. Sadar dirinya telah ditipu, korban langsung mengonfrontasi Chew. Ngerinya lagi, Chew tidak kapok meski sempat ditangkap dan ponselnya disita polisi pada April 2020. Saat dibebaskan dengan jaminan, ia justru kembali mencari mangsa baru pada 2023. Salah satu korban bahkan sampai mengalami muntah-muntah hebat dan diare parah setelah meminum pil pencahar yang diberikan langsung oleh Chew.

🔖 Baca juga:
Sepeda Motor Penjaga Warung di Tanahlaut Dicuri Kenalan Baru, Korban Diturunkan di Batuampar

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Jaksa penuntut umum menegaskan bahwa kelainan seksual yang diidap Chew tidak bisa dijadikan alasan untuk meringankan hukuman. Pasalnya, Chew sepenuhnya sadar bahwa tindakannya tersebut melanggar hukum dan norma moral. Diketahui, Chew juga pernah dipenjara selama 3 tahun pada 2015 silam atas kasus serupa. Kasus ini menjadi pengingat bahwa kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur harus ditangani dengan serius dan tidak dapat ditolerir.

🔖 Baca juga:
5 Kendaraan Bertabrakan di Akses Suramadu Bangkalan, 2 Orang Tewas di Tempat

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8546015/pria-usia-30-an-dipenjara-gegara-fetish-lihat-orang-diare-puluhan-siswa-smp-jadi-korban, without altering the facts of the original article.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *