Bandara Husein Sastranegara kembali beroperasi setelah sebelumnya mengalami beberapa perubahan dalam operasionalnya. Kembalinya bandara ini ke jalur operasional tentu memiliki dampak pada bandara lain di sekitarnya, termasuk Bandara Kertajati. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengungkapkan bahwa pemerintah akan terus mendorong Bandara Kertajati untuk dapat dioptimalkan.
Fokus Optimalisasi Bandara Kertajati
Menurut Dudy, optimalisasi Bandara Kertajati dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan menjadikannya sebagai bengkel perbaikan dan perawatan pesawat. “Kaitannya Bandara Husein dengan Kertajati, kita terus mendorong Kertajati untuk dioptimalkan. Optimalisasinya bagaimana seperti yang sudah-sudah dan itu sudah berjalan Itu disana. Jadi di mana tidak hanya penerbangan, tapi juga kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan penerbangan seperti maintenance dan sebagainya itu kita dorong supaya bisa memanfaatkan Bandara Kertajati,” ujar Dudy di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Salah satu yang akan menggunakan Bandara Kertajati sebagai fasilitas pesawat adalah GMF atau PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. Saat sedang proses pemindahan fasilitas MRO (maintenance, repair, dan overhaul) helikopter ke Bandara Kertajati. Selain itu, Kementerian Pertahanan sedang membahas peluang kerja sama dengan pabrikan pesawat asal Amerika Serikat untuk menjadikan Bandara Kertajati sebagai lokasi perawatan pesawat Hercules C-130.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Pemerintah terbuka untuk berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penerbangan di Bandara Kertajati. “Kita terbuka apa saja yang berkaitan dengan optimalisasi bandara Kertajati. Kita fokusnya ada bagaimana supaya bandara itu bisa beroperasi secara optimal,” terang Dudy. Dengan optimalisasi Bandara Kertajati, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam kegiatan penerbangan dan perawatan pesawat.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kegiatan apapun yang berkaitan dengan penerbangan pasti akan didorong oleh pemerintah. Baik itu untuk penerbangannya maupun pengoperasian perawatan pesawat dan sebagainya. Bandara Kertajati masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan dioptimalkan. Dengan kerja sama dan perencanaan yang tepat, diharapkan Bandara Kertajati dapat menjadi salah satu bandara yang paling efisien dan produktif di Indonesia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://finance.detik.com/infrastruktur/d-8549159/husein-sastranegara-beroperasi-lagi-kertajati-nanti-jadi-bengkel-pesawat, without altering the facts of the original article.