Warga Pegambiran Gotong Royong Pulangkan Jenazah ODGJ dari Semarang
Warga Kelurahan Pegambiran, Kota Cirebon, gotong royong memulangkan jenazah Agung, seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ditemukan meninggal dunia di Semarang. Kejadian ini menyoroti kurangnya perhatian dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cirebon dalam menangani kasus tersebut. Warga menilai Dinsos tidak hadir dalam persoalan kemanusiaan dan justru membiarkan masyarakat bergerak sendiri untuk mengurus warga yang terlantar.
Apa yang Terjadi
Agung, seorang ODGJ, ditemukan meninggal dunia di Semarang setelah berbulan-bulan meninggalkan rumah. Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi. Setelah proses identifikasi selesai, warga Kelurahan Pegambiran berkoordinasi dengan Dinsos Kota Cirebon untuk memulangkan jenazah Agung ke kampung halamannya. Namun, Dinsos menyarankan warga untuk berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan tidak memberikan bantuan secara langsung. Warga kemudian gotong royong mengumpulkan dana untuk biaya transportasi dan peti jenazah. Biaya peti jenazah yang harus dibayar tunai sebesar Rp 2 juta kepada pihak rumah sakit menjadi kendala. Namun, berkat patungan dari warga, LPM, dan bantuan dari Pak Lurah, jenazah Agung dapat dibawa pulang.
Mengapa dan Dampak
Masyarakat Kelurahan Pegambiran mempertanyakan peran Dinsos Kota Cirebon dalam menangani kasus tersebut. Warga menilai Dinsos tidak hadir dalam persoalan kemanusiaan dan justru membiarkan masyarakat bergerak sendiri untuk mengurus warga yang terlantar. “Kami heran, Dinas Sosial mengatakan selalu bersama masyarakat, tetapi ketika ada persoalan seperti ini justru kami yang harus patungan,” kata Untung Mulyadi, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Pegambiran. Kejadian ini juga menyoroti kurangnya koordinasi antara Dinsos dan pihak kelurahan dalam menangani kasus ODGJ. Warga berharap Dinsos dapat lebih proaktif dalam menangani kasus serupa di masa depan. “Kami tidak hanya membutuhkan penjelasan mengenai aturan dan kewenangan, tetapi juga kehadiran pemerintah dalam persoalan kemanusiaan,” kata Untung.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kejadian ini menjadi pelajaran bagi Dinsos Kota Cirebon untuk lebih memperhatikan warga yang membutuhkan. Warga Kelurahan Pegambiran berharap Dinsos dapat lebih proaktif dalam menangani kasus serupa di masa depan. “Kami berharap Dinsos dapat lebih peduli dengan warga yang terlantar dan tidak membiarkan masyarakat bergerak sendiri,” kata Untung. Warga Kelurahan Pegambiran telah menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama dengan gotong royong memulangkan jenazah Agung. Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan warga yang membutuhkan dan meningkatkan koordinasi antara instansi terkait dalam menangani kasus serupa.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1177492/warga-pegambiran-patungan-pulangkan-jenazah-odgj-dari-semarang-kecewa-dinsos-kota-cirebon-absen, without altering the facts of the original article.