IHSG Berpotensi Menguat Jelang Akhir Pekan, Rekomendasi Saham Menarik untuk Investor
Berita Hari Ini – 21 Agustus 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penguatan pada perdagangan yang berlangsung Jumat, 8 Mei 2026. Analisis dari berbagai lembaga menunjukkan bahwa IHSG berpotensi melanjutkan tren positif, menjelang akhir pekan ini, meskipun investor diingatkan untuk tetap waspada terhadap aksi ambil untung yang mungkin terjadi.
Menurut analisis Binaartha Sekuritas, IHSG memiliki peluang untuk memperpanjang kenaikan hingga mencapai level 6.666 jika berhasil menembus level resistance Fibonacci di 6.545. Saat ini, IHSG tercatat berada di level 6.501, setelah mengalami kenaikan sebesar 1,68 persen dari perdagangan sebelumnya.
Sejumlah analis mencatat bahwa terdapat dua skenario pergerakan untuk IHSG. Skenario pertama menunjukkan potensi penguatan lebih lanjut, sementara skenario kedua mengindikasikan risiko koreksi. Jika IHSG tidak dapat menembus level resistance di 6.545, maka dapat diperkirakan akan terjadi penurunan ke level support di 6.338, 6.230, dan 6.057.
Peluang Saham Menarik
Dalam konteks ini, sejumlah saham direkomendasikan untuk dicermati oleh para investor. Rekomendasi ini mencakup:
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan target harga Rp 1.900.
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang juga menjadi perhatian penting di pasar saat ini.
- PT Astra International Tbk (ASII) dengan target harga Rp 4.920.
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang diproyeksikan mencapai Rp 5.400.
- PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) dengan target Rp 1.770.
- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang ditargetkan di level 600.
Rekomendasi ini didasarkan pada analisis teknikal yang menunjukkan adanya momentum bullish pada IHSG. Indikator MACD juga memberikan sinyal positif, menunjukkan bahwa pasar dalam kondisi yang lebih baik.
Proyeksi dan Sentimen Pasar
Sentimen pasar saat ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk data ekonomi yang menunjukkan pemulihan dan minat investor yang meningkat. Meskipun demikian, para analis mengingatkan bahwa investor perlu mewaspadai aksi profit taking, terutama setelah penguatan signifikan yang telah terjadi. Sejumlah investor mungkin merasa perlu untuk merealisasikan keuntungan mereka, yang dapat menyebabkan fluktuasi harga di pasar.
Dalam hal ini, IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang support 6.440 dan resistance 6.515-6.550. Penutupan IHSG pada level 6.501 menunjukkan bahwa indeks masih memiliki ruang untuk bergerak lebih tinggi, namun, perhatian harus diberikan terhadap level-level kunci tersebut.
Pada dasarnya, IHSG berpotensi untuk terus menguat, terutama jika sentimen positif dan dukungan dari sektor-sektor tertentu tetap terjaga. Investor diharapkan untuk melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.