Bank Jatim Catat Laba Bersih Rp 1,546 Triliun, Siapkan Dividen Rp 850 Miliar untuk Pemegang Saham
Berita Hari Ini – 22 Agustus 2026 | Jakarta, IDN Times – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) atau Bank Jatim mencatatkan kinerja keuangan yang menggembirakan pada tahun 2025 dengan laba bersih mencapai Rp 1,546 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dan bank ini berencana untuk membagikan dividen sebesar Rp 850 miliar kepada pemegang saham.
Bank Jatim, yang telah beroperasi selama lebih dari tiga dekade, menunjukkan pertumbuhan yang stabil berkat berbagai strategi dan inovasi yang diterapkan. Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga mengalami lonjakan menjadi Rp 729,18 miliar, yang didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 39% menjadi Rp 4,77 triliun.
Dalam laporan keuangan yang dirilis, Bank Jatim mencatat peningkatan pendapatan operasional lainnya yang mencapai Rp 713,35 miliar, meskipun beban operasional juga mengalami kenaikan menjadi Rp 4,06 triliun. Meskipun demikian, bank ini berhasil mencatat arus kas bersih yang positif, berbalik dari defisit yang dialami pada tahun lalu.
Strategi Pertumbuhan yang Efektif
Bank Jatim berhasil memperkuat posisinya di pasar dengan terus memperluas jaringan layanan dan meningkatkan kualitas produk. Pendapatan dari segmen syariah juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan pendapatan syariah gross meningkat 36,13% menjadi Rp 6,72 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa Bank Jatim tidak hanya fokus pada pendapatan konvensional tetapi juga memperhatikan kebutuhan nasabah yang menginginkan produk keuangan berbasis syariah.
Dengan total aset sebesar Rp 162,05 triliun, meskipun mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, Bank Jatim tetap optimis dalam menghadapi tantangan ke depan. Saldo kas dan setara kas akhir periode melonjak 100,12% menjadi Rp 18,61 triliun, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Inovasi dan Transformasi Digital
Bank Jatim juga mengedepankan inovasi dalam layanan digitalnya. Transformasi teknologi yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengalaman nasabah dalam bertransaksi secara cepat dan aman. Hal ini menjadi salah satu faktor kunci dalam menarik lebih banyak nasabah ke dalam ekosistem Bank Jatim.
Direktur Utama Bank Jatim mengungkapkan bahwa investasi besar dalam teknologi informasi dan pelayanan nasabah telah memberikan hasil yang positif, meningkatkan kepercayaan nasabah dan memperluas peluang bisnis.
Pembagian Dividen sebagai Apresiasi untuk Pemegang Saham
Dengan pencapaian laba bersih yang memuaskan, Bank Jatim berencana untuk membagikan dividen sebesar Rp 850 miliar. Pembagian dividen ini adalah bentuk apresiasi bank kepada pemegang saham atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan selama ini. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pemegang saham dan menarik investor baru untuk berinvestasi di Bank Jatim.
Dalam rangka menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan, Bank Jatim berkomitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman serta kebutuhan pasar. Dengan langkah-langkah strategis yang diambil, Bank Jatim optimis dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia.