Perebutan trofi paling bergengsi di dunia kini memasuki fase krusial. Babak 16 besar yang penuh kejutan dan drama telah resmi berakhir, menyisakan delapan negara terbaik yang siap bertarung di babak 8 besar Piala Dunia 2026.
Dengan gugurnya tiga tim tuan rumah (Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada) serta raksasa Amerika Latin seperti Brasil, peta persaingan menuju tangga juara kini didominasi oleh kekuatan Eropa, didampingi sang juara bertahan Argentina dan kekuatan tangguh Afrika, Maroko.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai daftar tim yang lolos, jadwal lengkap pertandingan dalam Waktu Indonesia Barat (WIB), analisis bagan, serta prediksi laga-laga sengit di perempat final.
Daftar Lengkap Tim yang Lolos ke Babak 8 Besar Piala Dunia 2026
Fase gugur pertama menyajikan banyak drama. Salah satu kejutan terbesar adalah keberhasilan Norwegia menumbangkan Brasil dengan skor 2-1 berkat dwigol Erling Haaland. Sementara itu, sang tuan rumah Amerika Serikat harus mengakui keunggulan Belgia dengan skor telak 1-4.
Setelah seluruh pertandingan babak 16 besar selesai, berikut adalah 8 tim yang berhasil mengamankan tiket perempat final:
- Prancis (Eropa)
- Maroko (Afrika)
- Spanyol (Eropa)
- Belgia (Eropa)
- Norwegia (Eropa)
- Inggris (Eropa)
- Argentina (Conmebol)
- Swiss (Eropa)
Jadwal Pertandingan Perempat Final Piala Dunia 2026 (WIB)
FIFA telah merilis jadwal resmi untuk babak delapan besar ini. Semua pertandingan disiarkan secara langsung dan dapat dinikmati oleh pencinta sepak bola di Tanah Air pada waktu dini hari dan pagi hari WIB.
| Hari & Tanggal | Pertandingan | Waktu (WIB) | Stadion & Lokasi |
|---|---|---|---|
| Jumat, 10 Juli 2026 | Prancis vs Maroko | 03.00 WIB | Boston Stadium, Boston |
| Sabtu, 11 Juli 2026 | Spanyol vs Belgia | 02.00 WIB | Los Angeles Stadium, Los Angeles |
| Minggu, 12 Juli 2026 | Norwegia vs Inggris | 04.00 WIB | Miami Stadium, Miami |
| Minggu, 12 Juli 2026 | Argentina vs Swiss | 08.00 WIB | Kansas City Stadium, Kansas City |
Analisis Bagan dan Prediksi Pertandingan
Persaingan menuju babak semifinal terbagi secara adil ke dalam dua jalur bagan pertandingan resmi: Jalur Kiri (didominasi rivalitas klasik barat) dan Jalur Kanan (panggung pembuktian ketajaman striker dunia).
1. Jalur Kiri: Prancis vs Maroko & Spanyol vs Belgia
Pertandingan pembuka babak 8 besar mempertemukan Prancis vs Maroko. Laga ini merupakan ulangan dari babak semifinal Piala Dunia 2022 lalu, di mana Les Bleus kala itu keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0. Prancis melaju ke perempat final setelah menundukkan Paraguay 1-0 lewat gol penalti Kylian Mbappe. Di sisi lain, Maroko membuktikan taji mereka dengan menggasak Kanada 3-0. Mengingat performa solid lini belakang Maroko dan ambisi balas dendam mereka, laga ini diprediksi berjalan jauh lebih ketat.
Laga kedua di jalur ini mempertemukan dua kekuatan besar Eropa, Spanyol vs Belgia. Spanyol lolos dramatis berkat gol masa injury time Mikel Merino saat menghadapi Portugal (1-0). Sementara Belgia tampil luar biasa impresif menghancurkan perlawanan Amerika Serikat dengan skor 4-1 lewat performa gemilang Charles De Ketelaere. Pemenang dari kedua laga di jalur kiri ini akan saling berhadapan di babak semifinal, yang berpotensi melahirkan all-European semifinal atau kejutan besar baru dari benua Afrika.
2. Jalur Kanan: Norwegia vs Inggris & Argentina vs Swiss
Di jalur kanan, sorotan utama tertuju pada laga Norwegia vs Inggris. Ini adalah panggung pertempuran dua striker paling mematikan di jagat sepak bola modern saat ini: Erling Haaland melawan Harry Kane. Norwegia menjadi tim yang paling diwaspadai setelah membuat kejutan terbesar dengan menyingkirkan Brasil. Lini belakang Inggris yang dikomandoi John Stones harus bekerja ekstra keras untuk meredam keganasan Haaland jika tidak ingin menyusul jejak Tim Samba.
Pertandingan terakhir mempertemukan sang juara bertahan Argentina vs Swiss. Langkah Argentina ke babak 8 besar dipastikan setelah melewati perlawanan sengit Mesir dengan skor 3-2, di mana sang megabintang Lionel Messi kembali mencetak rekor baru. Namun, Swiss bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mereka melaju ke perempat final dengan modal mental baja yang sangat tinggi usai memenangkan drama adu penalti 4-3 melawan Kolombia setelah bermain imbang di waktu normal.
Menanti Kejutan dan Juara Baru
Melihat komposisi tim yang tersisa di babak 8 besar Piala Dunia 2026, turnamen ini semakin sulit untuk diprediksi. Absennya tim-tim mapan seperti Brasil dan Portugal membuktikan bahwa jarak kualitas antarnegara kini sudah semakin menipis. Setiap detail kecil, kesiapan fisik pasca-jadwal padat, serta strategi adu taktik dari para pelatih top akan menjadi faktor penentu siapa yang berhak mengangkat trofi emas di laga final nanti.
penulis : Ahmad Zaidani