Pertandingan yang berlangsung sengit ini berakhir dengan kedudukan Argentina 3-2 Mesir. Skuad asuhan Lionel Scaloni sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu sebelum bangkit secara luar biasa di 11 menit terakhir waktu normal dan masa injury time.
- Gol Argentina: Cristian Romero (79′), Lionel Messi (84′), Enzo Fernández (90+2′)
- Gol Mesir: Yasser Ibrahim (15′), Mostafa Ziko (67′)
Kemenangan ini memastikan langkah sang juara bertahan, Argentina, melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026.
Kronologi Pertandingan: Kejutan Sang Firaun dan Kebangkitan Sang Juara
Babak Pertama: Penalti Gagal Messi dan Sengatan Mesir
Mesir langsung tampil menggebrak sejak peluit pertama dibunyikan. Pada menit ke-15, pendukung Mesir bersorak setelah Yasser Ibrahim berhasil memenangi duel udara melawan Lisandro Martínez untuk menyundul umpan silang Marwan Attia masuk ke pojok gawang Emiliano Martínez. Skor 1-0 untuk Mesir.
Hanya berselang beberapa menit, Argentina mendapatkan peluang emas menyamakan kedudukan lewat titik putih setelah Nicolás Tagliafico dijatuhkan Haissem Hassan di kotak terlarang. Lionel Messi maju sebagai eksekutor, namun tendangan kerasnya berhasil ditepis secara gemilang oleh kiper Mesir, Mostafa Shobeir. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Drama VAR dan Tikaman Telat Enzo
Memasuki paruh kedua, Mesir sempat mencetak gol melalui Mostafa Ziko pada menit ke-58. Namun, gol tersebut dianulir wasit François Letexier setelah meninjau monitor VAR karena adanya pelanggaran terlebih dahulu dari Marwan Attia dalam proses membangun serangan.
Kendati demikian, Mesir benar-benar memperlebar jarak pada menit ke-67. Lewat skema serangan balik cepat, Mostafa Ziko kali ini sukses mengonversi umpan matang Haissem Hassan menjadi gol yang sah. Mesir memimpin mengejutkan dengan skor 2-0.
Dalam posisi terjepit, mentalitas juara Argentina berbicara. Gelombang serangan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79 ketika bek Cristian Romero menyundul masuk umpan silang manis. Tak butuh waktu lama, pada menit ke-83, Lionel Messi menebus kegagalan penaltinya lewat tembakan keras di dalam kemelut kotak penalti yang mengubah skor menjadi 2-2.
Puncaknya terjadi pada masa injury time tepatnya menit ke-90+2. Melalui sebuah skema matang, Lautaro Martínez melepaskan umpan silang yang langsung disambar oleh Enzo Fernández lewat sundulan mematikan. Skor berbalik menjadi 3-2 untuk kemenangan luar biasa Argentina.
Statistik Pertandingan & Fakta Unik
Pertandingan ini meninggalkan sejumlah catatan sejarah baru di panggung dunia:
| Atribut | Catatan Fakta Menarik |
| Pencapaian Enzo Fernández | Gol penentu dari Enzo Fernández merupakan gol ke-3.000 dalam sejarah Piala Dunia. |
| Rekor Kiper Mesir | Mostafa Shobeir menjadi kiper keempat dalam sejarah Piala Dunia yang berhasil menggagalkan dua penalti dalam satu edisi turnamen (di luar adu penalti). |
| Catatan Penalti Messi | Ini merupakan kegagalan penalti kedua Lionel Messi di sepanjang turnamen Piala Dunia 2026, setelah sebelumnya sempat gagal kala bersua Austria di fase grup. |
Kontroversi Pasca-Pertandingan
Laga ini tidak luput dari protes keras kubu Mesir. Pelatih Mesir, Hossam Hassan, menyampaikan kekecewaannya secara terbuka dalam konferensi pers pasca-laga. Skuad The Pharaohs merasa dirugikan oleh beberapa keputusan wasit, termasuk dianulirnya gol pertama Ziko serta klaim pelanggaran yang diabaikan sesaat sebelum Argentina membangun serangan untuk gol kemenangan Enzo Fernández.
Dengan hasil skor Argentina vs Mesir 3-2 ini, langkah berani Mesir harus terhenti secara terhormat, sementara Argentina terus melaju demi ambisi mempertahankan takhta juara dunia mereka.
penulis: Dzaky Farhan Orlando