6 Agustus 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Bayi ditemukan di bawah jembatan besi di Pabahanan Tanahlaut, apa yang sebenarnya terjadi dan nasib bayi ini?

Sebuah bayi ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di bawah Jembatan Pabahanan di Tanahlaut, Tanah Laut, pada pertengahan Juli lalu. Bayi tersebut sekarang berada di bawah pengasuhan Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria Banjarbaru.

Momen Penentu di Menit Akhir

Berdasarkan informasi dari Dinas Sosial (Dinsos) Tanah Laut, bayi tersebut sekarang telah meningkatkan kesehatannya dan pertumbuhannya. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Tanah Laut, Supinal Anwar, mengatakan bahwa kondisi bayi semakin baik dan berat badannya sekarang telah mencapai 2,9 kilogram.

“Kemarin staf kami datang langsung ke panti untuk melihat kondisi bayi. Alhamdulillah kondisinya semakin sehat, pertumbuhannya juga baik,” ujar Supinal, Rabu (5/8/2026).

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Banyak warga di Tanahlaut yang ingin mengadopsi bayi tersebut. Mereka telah menghubungi Dinas Sosial dan bahkan datang langsung ke kantor untuk menyampaikan keinginan mereka. Namun, Dinsos menegaskan bahwa proses adopsi harus mengikuti ketentuan hukum yang berlaku.

“Memang cukup banyak masyarakat yang ingin mengadopsi. Mereka menghubungi kami, bahkan ada yang datang langsung ke kantor. Tetapi sampai sekarang proses itu belum bisa dilakukan karena masih ada tahapan yang harus dijalankan,” jelas Supinal.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Penyelidikan atas kasus penemuan bayi tersebut masih terus berjalan. Kasatreskrim Polres Tanah Laut AKP Cahya Prasetya mengatakan bahwa penyidik masih menghimpun berbagai informasi untuk mengungkap identitas orangtua kandung maupun pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan menghimpun informasi terkait keberadaan maupun identitas orang tua bayi,” singkatnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Supinal mengungkapkan bahwa Dinsos masih menjalankan mekanisme pengumuman kepada publik sebanyak tiga kali dengan jangka waktu masing-masing 10 hari. Tujuan dari pengumuman ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada orang tua atau keluarga kandung untuk datang dan memberikan keterangan.

Apabila hingga batas akhir pengumuman tidak ada pihak keluarga yang datang, Dinsos akan mengajukan permohonan penetapan status anak terlantar ke pengadilan. Setelah ada penetapan tersebut, barulah proses berikutnya, termasuk kemungkinan pengasuhan atau adopsi sesuai ketentuan perundang-undangan, dapat dilakukan.

Perkembangan kesehatan bayi yang terus membaik menjadi secercah harapan bagi masyarakat Tanahlaut. Namun, masih ada jalan panjang yang harus ditempuh sebelum bayi ini dapat ditempatkan dalam keluarga yang baik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1371037/banyak-warga-ingin-adopsi-bayi-yang-ditemukan-di-bawah-jembatan-besi-di-pabahanan-tanahlaut, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *