Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifAsteroid Apophis, sebuah objek langit yang telah menjadi perhatian ilmuwan selama lebih dari dua dekade, akan melintas dekat Bumi pada April 2029. Berdasarkan perhitungan para ilmuwan, asteroid ini dapat dilihat langsung dengan mata telanjang selama sekitar 7 jam pada 13 April 2029. Sekitar 90 persen populasi dunia, atau sekitar 7,6 miliar orang, tinggal di wilayah yang secara teori bisa melihat Apophis dengan mata telanjang.
Momen Penentu di Menit Akhir
Asteroid Apophis pertama kali ditemukan pada 2004 dan awalnya dianggap memiliki peluang tabrakan dengan Bumi sebesar 1 banding 37 pada tahun 2029. Namun, setelah pengamatan lanjutan selama lebih dari dua dekade, NASA memastikan bahwa asteroid ini akan melintas dengan aman pada 2029 dan tidak ada ancaman tabrakan pada tahun tersebut maupun selama satu abad ke depan.
Pada titik terdekatnya, pergerakan asteroid Apophis diperkirakan setara dengan lebar Bulan Purnama setiap menitnya. “Pergerakannya pasti akan menyita perhatian. Kecepatannya lebih lambat dari satelit, ia akan melintasi langit dalam hitungan jam, bukan menit, dan bentuknya hanya akan terlihat seperti satu titik cahaya,” kata seorang astronom.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Berikut adalah tiga fakta yang membuat kejadian ini berbeda:
Asteroid Apophis adalah asteroid terbesar yang pernah melintas dekat Bumi. Dengan diameter sekitar 370 meter, asteroid ini dapat dilihat langsung dengan mata telanjang selama sekitar 7 jam. Selain itu, asteroid ini juga memberikan kesempatan langka untuk mengamati bagaimana gaya gravitasi Bumi memengaruhi struktur asteroid dari jarak yang sangat dekat.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kejadian ini memberikan kesempatan bagi ilmuwan untuk mempelajari asteroid secara lebih dekat dan memahami bagaimana gaya gravitasi Bumi memengaruhi struktur asteroid. “Kami belum tahu pasti apa yang akan terjadi. Bisa jadi Apophis melintas begitu saja tanpa terpengaruh, atau mungkin kita akan melihat perubahan yang signifikan,” kata seorang ilmuwan.
Para ilmuwan berencana memantau pergerakan asteroid ini di observatorium di Kepulauan Canary, Spanyol. Lokasinya yang berada di Samudra Atlantik dinilai sangat strategis untuk mengamati titik terdekat asteroid, dan didukung oleh peluang kondisi langit yang sangat cerah.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski asteroid Apophis tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi, kejadian ini tetap menjadi perhatian ilmuwan. Dengan mempelajari asteroid ini, ilmuwan dapat memahami lebih banyak tentang objek langit dan bagaimana gaya gravitasi Bumi memengaruhi struktur asteroid.
Dalam beberapa tahun ke depan, ilmuwan akan terus memantau pergerakan asteroid ini dan mempelajari dampaknya terhadap Bumi. Dengan demikian, kita dapat memahami lebih banyak tentang asteroid dan bagaimana cara menghadapi potensi ancaman dari objek langit di masa depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260710150128-199-1379199/asteroid-raksasa-melintas-dekat-bumi-bisa-dilihat-76-miliar-orang, without altering the facts of the original article.