Cristiano Ronaldo menjadi sorotan setelah Portugal ditahan imbang oleh Republik Demokratik Kongo dalam pertandingan Piala Dunia 2026. Performa Ronaldo dinilai jauh dari harapan dan memicu kritik dari berbagai pihak. Banyak yang menilai bahwa Ronaldo menghambat permainan Portugal dan membuatnya kesulitan berkembang.
Kritik Pedas dari Media Inggris
Richard Jolly, jurnalis dari The Independent, menilai bahwa Portugal kembali menghadapi masalah lama terkait peran Ronaldo. Menurutnya, Portugal kesulitan berkembang ketika terlalu bergantung pada Ronaldo. “Untuk kompetisi ketiga berturut-turut, bahayanya adalah Cristiano Ronaldo menghambat Portugal. Hasil imbang dengan Republik Demokratik Kongo menyoroti kesulitan mencoba memenangkan Piala Dunia dengan tim yang hanya terdiri dari 10 pemain dan sebuah patung,” tulis Jolly.
The Guardian juga mengkritik Ronaldo, menyebutnya kini lebih banyak menjadi “figuran” dalam permainan Portugal dibanding peran utama yang menentukan jalannya pertandingan. Sementara itu, mantan penyerang Inggris, Chris Sutton, mempertanyakan keputusan pelatih Roberto Martinez yang tidak menarik Ronaldo keluar lapangan pada menit-menit akhir pertandingan.
Apa yang Terjadi pada Ronaldo?
Nick Miller, jurnalis dari The Athletic, menggambarkan Ronaldo nyaris tidak memberikan pengaruh berarti sepanjang satu jam pertama pertandingan. “Dia seperti kekosongan, makhluk yang secara teoritis berwujud, tetapi bisa jadi hanya hembusan napas, jiwa tanpa substansi,” tulis Miller.
Ronaldo bermain selama 90 menit penuh, namun tidak mampu mencetak gol atau memberikan assist. Performa ini dinilai tidak memuaskan, terutama mengingat usia Ronaldo yang sudah 41 tahun.
Mengapa dan Dampak
Mengapa Ronaldo dinilai menghambat permainan Portugal? Menurut Mark Carey, jurnalis dari The Athletic, lini tengah Portugal juga tampil monoton dan gagal memasok bola secara efektif kepada Ronaldo. “Kurangnya umpan untuk pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka lebih mengkhawatirkan,” tulis Carey.
Dampak dari performa buruk Ronaldo dan Portugal adalah mereka kinié¢ä¸´ tekanan besar untuk melaju ke babak berikutnya. Jika tidak segera memperbaiki performa, mereka berisiko tersingkir dari kompetisi.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Portugal masih memiliki beberapa pertandingan lagi untuk memperbaiki performa dan memastikan tempat mereka di babak berikutnya. Namun, dengan performa seperti ini, mereka masih memiliki jalan panjang untuk mencapai tujuan mereka. Apakah Ronaldo dapat memperbaiki performa dan membantu Portugal mencapai kesuksesan? Kita tunggu saja.