Delegasi Uni Eropa yang dipimpin oleh Duta Besar UE untuk Indonesia, Denis Chaibi, melakukan kunjungan kehormatan ke Sulawesi Utara untuk meninjau program konservasi lingkungan. Kawasan pesisir Sulawesi Utara, khususnya Likupang di Minahasa Utara, menjadi tujuan utama kunjungan ini. Chaibi dan rombongan langsung disambut oleh keindahan alam yang memukau.
Surga Tersembunyi di Likupang
Setibanya di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado pada Rabu, 15 Juli 2026 sore, rombongan diplomat tersebut langsung bertolak menuju kawasan Likupang. Lanskap alam Sulawesi Utara yang memukau seketika sukses mencuri perhatian para tamu mancanegara ini. “Kami benar-benar dibawa ke surga. Kita bisa melihat betapa hijaunya daerah ini. Indah sekali. Sebelum mendarat, ada gunung di tengah laut, pun pemandangannya luar biasa,” kata Chaibi dalam Welcoming Remarks di Paradise Hotel Likupang.
Apa yang Terjadi?
Kunjungan bertajuk European Unions Head of Mission Visit to North Sulawesi yang dijadwalkan berlangsung pada 16â17 Juli ini diikuti oleh belasan pejabat tinggi. Sedikitnya ada tujuh Duta Besar negara Eropa untuk Indonesia yang turut serta, yakni dari Belgia, Spanyol, Denmark, Lithuania, Republik Ceko, Irlandia, dan Austria. Selain itu, hadir pula Deputi Head of Mission dari Kedubes Finlandia dan Portugal, Konsuler Perdagangan Kedubes Bulgaria, Konsuler Politik Kedubes Prancis, serta Head of Cooperation Delegasi UE untuk Indonesia.
Selama dua hari ke depan, para delegasi diagendakan untuk blusukan ke sejumlah kawasan konservasi pesisir di Minahasa Utara, termasuk Desa Lihunu, Pulau Bangka, dan Desa Ekowisata Bahoi. Kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi dan dukungan terhadap Program Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Dukungan Terhadap Perikanan Pesisir di Segitiga Terumbu Karang.
Mengapa dan Dampak
Program ini merupakan komitmen bersama negara-negara Uni Eropa. Kami ingin melihat bagaimana program ini bisa memberdayakan masyarakat pesisir,” kata Denis Chaibi lagi. Kehadiran para diplomat Eropa ini disambut hangat oleh Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda. Ia menilai kunjungan ini sebagai bentuk kepercayaan internasional yang besar terhadap daerahnya.
“Kami bangga karena program ini sudah berjalan bertahun-tahun. Ini kepercayaan dan berdampak langsung bagi masyarakat setempat,” kata Joune usai makan malam bersama delegasi. Lebih lanjut, Joune menjelaskan bahwa program konservasi tersebut terbukti efektif dalam mengedukasi warga pesisir untuk menerapkan metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kunjungan delegasi Uni Eropa ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi lingkungan. Dengan keindahan alam yang dimiliki, Sulawesi Utara berpotensi menjadi contoh sukses dalam implementasi program konservasi keanekaragaman hayati dan perikanan pesisir. Dukungan internasional seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk membantu Indonesia mencapai tujuan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://manado.tribunnews.com/sulawesi-utara/1884342/keindahan-likupang-minut-pukau-delegasi-uni-eropa-duta-besar-ue-kami-benar-benar-dibawa-ke-surga, without altering the facts of the original article.