Dubes Uni Eropa dan 10 negara Eropa mengunjungi Likupang, Sulawesi Utara, dalam rangka program dukungan Uni Eropa terhadap konservasi keanekaragaman hayati dan perikanan pesisir di segitiga terumbu karang. Kunjungan ini dipimpin oleh Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Denis Chaibi, dan diikuti oleh para dubes dari Belgia, Spanyol, Denmark, Lithuania, Rep. Ceko, Irlandia, dan Austria, serta pejabat tinggi kedutaan lainnya. Mereka tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado pada Rabu, 15 Juli 2026, sore dan langsung bertolak ke Likupang, Minahasa Utara.
Kunjungan untuk Mendukung Konservasi
Kunjungan ini merupakan bagian dari program dukungan Uni Eropa terhadap konservasi keanekaragaman hayati dan perikanan pesisir di segitiga terumbu karang. Program ini dijalankan oleh Wildlife Conservation Society (WCS) Indonesia, dengan dukungan dari Uni Eropa, WfK Development Bank (Jerman), dan Kementerian Kehutanan RI. Selama dua hari, para anggota delegasi UE akan mengunjungi kawasan konservasi pesisir di Minahasa Utara, seperti Desa Lihunu, Pulau Bangka, dan Desa Ekowisata Bahoi.
Momen Penentu di Likupang
Dubes Uni Eropa untuk Indonesia, Denis Chaibi, mengungkapkan bahwa ia dan para dubes terkesima dengan keindahan Sulawesi Utara. “Kami benar-benar dibawa ke surga. Kita bisa melihat betapa hijaunya daerah ini. Indah sekali. Sebelum mendarat, ada gunung di tengah laut, pun pemandangannya luar biasa,” kata Chaibi dalam welcoming remarks di Paradise Hotel Likupang. Kunjungan ini juga dihadiri oleh Deputi Head of Mission Kedubes Finlandia dan Portugal, Konsuler Perdagangan Kedubes Bulgaria, Konsuler Politik Kedubes Prancis, dan Head of Cooperation Delegasi UE untuk Indonesia.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kunjungan ini menunjukkan komitmen Uni Eropa terhadap konservasi keanekaragaman hayati dan perikanan pesisir di Indonesia. Program ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat pesisir dan melestarikan ekosistem pesisir di Sulawesi Utara. “Program ini merupakan komitmen bersama negara-negara Uni Eropa. Kami ingin melihat bagaimana program ini bisa memberdayakan masyarakat pesisir,” kata Denis Chaibi. Dengan kunjungan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati dan perikanan pesisir.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kunjungan Dubes Uni Eropa dan 10 negara Eropa ke Likupang merupakan langkah awal dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati dan perikanan pesisir di Sulawesi Utara. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mencapai tujuan konservasi. Namun, dengan komitmen dan kerja sama antara Uni Eropa, pemerintah Indonesia, dan masyarakat, diharapkan dapat mencapai hasil yang signifikan dalam upaya melestarikan ekosistem pesisir dan memberdayakan masyarakat pesisir.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://manado.tribunnews.com/minut/1884331/duta-besar-uni-eropa-boyong-belasan-dubes-negara-eropa-kunjungi-likupang-sulawesi-utara, without altering the facts of the original article.