**Direktur Polipangkep Dorong Transformasi Politeknik Berbasis Manajemen Risiko di FDPNI** **Momen Penentu di Menit Akhir** Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep), Prof Dr Mauli Kasmi, memperkenalkan gagasan transformasi politeknik menjadi Polytechnic University melalui penerapan manajemen risiko yang terencana dan berkelanjutan. Gagasan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Forum Direktur Politeknik Negeri Indonesia (FDPNI) yang berlangsung bersamaan dengan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Politeknik Negeri se-Indonesia XV di Kampus Politeknik Negeri Medan pada 24-26 Juli 2026. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Forum ini mempertemukan para direktur politeknik negeri dari berbagai daerah untuk menyelaraskan arah kebijakan pendidikan vokasi, memperkuat kolaborasi antarlembaga, sekaligus menyusun rekomendasi bagi pengembangan politeknik di tingkat nasional. Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dr Beny Bandanadjaja, serta dibuka oleh Direktur Politeknik Negeri Medan, Dr Ir Idham Kamil sebagai tuan rumah. Dalam rapat kerja, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari penguatan sumber daya manusia, pengembangan kemahasiswaan, hingga arah transformasi politeknik menjadi Polytechnic University. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Menurut Prof Dr Mauli Kasmi, perubahan kelembagaan tidak hanya sebatas pergantian nomenklatur, tetapi harus dibangun di atas landasan regulasi yang kuat, tata kelola yang baik, kesiapan sumber daya manusia, serta strategi komunikasi yang mampu menjaga karakter pendidikan vokasi. Penerapan manajemen risiko menjadi elemen penting agar proses transformasi berjalan sesuai ketentuan, mampu mengantisipasi berbagai potensi hambatan, dan menghasilkan kebijakan yang berkelanjutan. Penguatan aspek hukum, mitigasi risiko kelembagaan, serta tata kelola yang disampaikan dalam forum tersebut mendapat perhatian dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Berbagai masukan tersebut akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyempurnaan kebijakan transformasi pendidikan vokasi yang saat ini sedang disusun pemerintah. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan adanya gagasan transformasi politeknik menjadi Polytechnic University, diharapkan akan terjadi perubahan positif dalam sistem pendidikan vokasi di Indonesia. Dengan penerapan manajemen risiko yang terencana dan berkelanjutan, politeknik negeri akan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di dunia kerja. Oleh karena itu, kegiatan Rapat Kerja FDPNI ini sangat penting dalam menyelaraskan arah kebijakan pendidikan vokasi dan memperkuat kolaborasi antarlembaga.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/kampus/1845610/di-forum-fdpni-direktur-polipangkep-dorong-transformasi-politeknik-berbasis-manajemen-risiko, without altering the facts of the original article.