Edukasi gizi berbasis pangan lokal menjadi fokus utama dalam program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI). Program bertajuk ‘Pemberdayaan Kader Desa Tellumpoccoe dalam Pemanfaatan Telur sebagai Pangan Lokal Bergizi Pendamping Suplementasi Kehamilan Berprotein Tinggi untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil dan Balita’ ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kader kesehatan dalam memberikan edukasi kepada ibu hamil mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan protein selama masa kehamilan.
Momen Penentu di Kantor Desa Tellumpoccoe
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Tellumpoccoe, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan ini dihadiri oleh kader kesehatan, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat pada Kamis, 16 Juli 2024. Tim yang dipimpin oleh Sitti Nurana sebagai ketua, bersama anggota drg Fadil Abdillah Arifin dan apt Sukmawati, berupaya meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kader kesehatan dalam memberikan edukasi kepada ibu hamil. Telur dipilih sebagai salah satu pangan lokal karena mudah diperoleh, harganya terjangkau, serta kaya akan protein, vitamin, dan mineral.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya asupan protein selama kehamilan, manfaat telur sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi. Ada juga materi strategi pemanfaatan pangan lokal sebagai pendamping suplementasi kehamilan, serta peran kader kesehatan dalam mengedukasi masyarakat mengenai gizi seimbang. Kegiatan dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif yang menjadi ruang berbagi pengalaman dan membahas berbagai tantangan dalam pendampingan ibu hamil di masyarakat.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Peningkatan status gizi masyarakat tidak hanya bergantung pada ketersediaan pangan, tetapi juga kemampuan masyarakat memanfaatkan sumber pangan lokal yang bernilai gizi tinggi. Melalui kegiatan ini, tim PkM berupaya memperkuat kapasitas kader kesehatan sebagai ujung tombak edukasi di masyarakat. Dengan demikian, kader kesehatan dapat memberikan edukasi yang lebih efektif kepada ibu hamil dan masyarakat luas tentang pentingnya gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil dan balita.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Ke depannya, program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi program-program lain yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan status gizi. Dengan terus meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kader kesehatan, diharapkan dapat terjadi perubahan perilaku masyarakat yang lebih baik dalam hal gizi dan kesehatan. Sehingga, tujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil dan balita dapat tercapai secara berkelanjutan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/kampus/1844375/dosen-umi-berdayakan-kader-desa-tellumpoccoe-lewat-edukasi-gizi-berbasis-pangan-lokal, without altering the facts of the original article.