7 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Gelap gulita Jawa akibat pemadaman listrik bergilir, apa penyebabnya? PT PLN (Persero) beberkan gangguan pada pembangkit listrik besar yang berdampak pada banyak daerah.

Gelap Gulita Jawa: Misteri di Balik Bergilirnya Pemadaman Listrik

Pemadaman listrik bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa pekan terakhir. Gangguan pasokan listrik dilaporkan terjadi sejak 8 Juni 2026 dan berdampak pada sejumlah daerah seperti Bogor, Tangerang Raya, Semarang, Jawa Timur, Cirebon, Bantul, Yogyakarta, Bekasi, Tangerang Selatan, hingga Banten. Pulau Jawa yang merupakan jantung ekonomi Indonesia kini dilanda krisis listrik.

Apa yang Terjadi?

PT PLN (Persero) menjelaskan pemadaman dilakukan akibat gangguan pada dua pembangkit listrik besar yang memasok sistem kelistrikan Jawa. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan pasokan listrik menurun sehingga perusahaan harus melakukan pengaturan beban untuk menjaga keseimbangan sistem. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, langkah tersebut bersifat sementara hingga kondisi pembangkit kembali normal. PLN saat ini terus melakukan percepatan pemulihan dengan mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain serta melakukan pengaturan operasi sistem. Salah satu pembangkit listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) yang sebelumnya mengalami gangguan telah kembali beroperasi dan tersinkronisasi dengan sistem kelistrikan Jawa sejak 21 Juni 2026.

Mengapa dan Dampak

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemadaman listrik yang terjadi bukan disebabkan oleh kekurangan pasokan batu bara. Menurut dia, pemerintah telah mengantisipasi kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik melalui penugasan kepada perusahaan tambang nasional. Namun, persoalan yang terjadi lebih berkaitan dengan aspek teknis operasional dan distribusi yang menjadi tanggung jawab PLN. Pemadaman listrik bergilir ini tentunya memiliki dampak signifikan pada aktivitas masyarakat dan ekonomi. Banyak kegiatan yang terganggu, mulai dari aktivitas rumah tangga hingga operasional bisnis. Oleh karena itu, PLN diminta untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional untuk mencegah gangguan serupa terulang.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa sistem kelistrikan di Pulau Jawa berangsur-angsur membaik. Pasokan energi primer yang sesuai spesifikasi yang dibutuhkan oleh pembangkit telah berjalan dengan lancar. Namun, PLN masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan mencegah gangguan serupa terjadi di masa depan. Dengan upaya percepatan pemulihan dan optimalisasi pasokan listrik, diharapkan kondisi kelistrikan di Pulau Jawa dapat kembali normal dan masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan lancar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *