2 Juni 2026
Gempa Pangandaran Magnitudo 4,0 Guncang Wilayah Selatan, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Pangandaran Magnitudo 4,0 Guncang Wilayah Selatan, Tak Berpotensi Tsunami

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Berita Hari Ini – 04 Mei 2026 | Pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 02:06 WIB, wilayah selatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, diguncang oleh gempa bumi dengan magnitudo 4,0. Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu gempa terkini yang paling terasa di Pulau Jawa, meskipun tidak menimbulkan potensi tsunami.

Data resmi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa berada di laut, sekitar 66 kilometer selatan Kabupaten Pangandaran. Kedalaman gempa tercatat pada 29 kilometer, dengan koordinat epicenter 8,25° Lintang Selatan dan 108,27° Bujur Timur.

🔖 Baca juga:
Tiga Mata Elang Nyaris Diamuk Massa di Depok: Insiden Menggemparkan yang Menguji Kesabaran Publik

Detail Gempa

Berikut rangkuman teknis terkait gempa yang terjadi:

Parameter Nilai
Magnitudo (M) 4,0
Waktu (WIB) 02:06:13
Kedalaman 29 km
Lokasi Pusat 66 km selatan Pangandaran (laut)
Koordinat 8,25 LS, 108,27 BT

Dampak di Wilayah Sekitar

Gempa terasa di beberapa kecamatan di Kabupaten Pangandaran serta daerah sekitarnya dengan intensitas yang bervariasi. Skala Modified Mercalli Intensity (MMI) yang dilaporkan berkisar antara II hingga III.

  • Banjarwangi (MMI II-III)
  • Manonjaya (MMI II-III)
  • Singaparna (MMI II-III)
  • Cikatomas (MMI II-III)
  • Sukaramet (MMI II-III)
  • Cimaragas (MMI II-III)
  • Banjaranyar (MMI II-III)
  • Banjarsari (MMI II-III)
  • Pangandaran (MMI II-III)

Skala II menandakan getaran hanya dapat dirasakan oleh sebagian kecil orang atau terdeteksi oleh peralatan seismik, sedangkan skala III mengindikasikan getaran yang terasa nyata di dalam rumah, serupa dengan sensasi truk yang melintas.

🔖 Baca juga:
Curhat Vincent Kompany Setelah Bayern Munchen Didepak PSG: “Banyak Keputusan Wasit yang Merugikan!”

Respon BMKG dan Prediksi Tsunami

BMKG segera mengeluarkan pernyataan bahwa gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami, mengingat kedalaman yang relatif dangkal dan lokasi episenter yang jauh dari pantai utama. Tim gempa terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut, mengingat dalam seminggu terakhir Indonesia mencatat 13 kejadian gempa yang dirasakan masyarakat.

Selain pemantauan, BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, terutama di daerah rawan gempa. Masyarakat dianjurkan untuk memperkuat struktur bangunan, menyiapkan perlengkapan darurat, dan mengikuti prosedur evakuasi jika terjadi gempa yang lebih kuat.

Secara keseluruhan, meski Gempa Pangandaran tidak menimbulkan kerusakan signifikan, peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana di wilayah pesisir dan dataran tinggi Jawa Barat.

🔖 Baca juga:
DSSA & BREN Terancam Dikeluarkan MSCI: Dampak Besar pada Harga Saham dan Investor
Views: 4

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *