Indonesia dan Inggris Sinergi Konservasi Alam, Ini 3 Program Utama
Pemerintah Indonesia dan Inggris menindaklanjuti penguatan kerja sama di bidang konservasi alam, perlindungan keanekaragaman hayati, dan pembiayaan berkelanjutan bagi kawasan lindung. Kerja sama ini diwujudkan melalui pertemuan bilateral antara Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dan Perwakilan Khusus Inggris untuk Bidang Alam, Ruth Davis, di sela rangkaian London Climate Action Week yang berlangsung di London, Inggris. Indonesia dan Inggris sepakat untuk terus memperkuat dialog serta menjajaki berbagai peluang kerja sama konkret guna mendukung pengelolaan kawasan lindung yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
Apa yang Terjadi?
Raja Juli Antoni menjelaskan bahwa kedua negara meninjau perkembangan implementasi Satuan Tugas Konservasi Bentang Alam dan Spesies Ikonik yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026. Satgas tersebut memiliki mandat untuk memperkuat konservasi, memobilisasi pembiayaan inovatif, mendukung pencapaian target FOLU Net Sink 2030, serta membangun model pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan. Pemerintah Indonesia tengah mengembangkan pendekatan pembiayaan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kawasan, termasuk melalui skema blended finance, filantropi, dan pembiayaan publik, guna menutup kesenjangan pendanaan konservasi yang masih cukup besar.
Mengapa dan Dampak
Indonesia memiliki 57 taman nasional dengan luas hampir 18 juta hektare yang menjadi rumah bagi berbagai spesies ikonik dunia dan ekosistem penting. Pengembangan pembiayaan inovatif untuk konservasi adalah pelengkap pembiayaan pemerintah dan bukan bentuk privatisasi taman nasional. Seluruh pendekatan yang dikembangkan akan tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, integritas ekologis, serta manfaat yang adil dan inklusif bagi masyarakat sekitar kawasan. Kerja sama ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan global terkait hilangnya keanekaragaman hayati dan perubahan iklim.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Raja Juli Antoni mengapresiasi dukungan pemerintah Inggris terhadap agenda konservasi Indonesia, termasuk dukungan awal sebesar 2 juta poundsterling yang telah diumumkan pada April lalu. Indonesia telah memiliki landasan hukum yang kuat serta dukungan politik pada tingkat tertinggi untuk memperkuat konservasi alam. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan mandat tersebut menjadi reformasi kebijakan, proyek percontohan yang dapat direplikasi, dan hasil konservasi yang terukur bagi masyarakat maupun lingkungan. Pemerintah Indonesia dan Inggris akan terus menjajaki berbagai peluang kerja sama konkret guna mendukung pengelolaan kawasan lindung yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/news/read/7987462/indonesia-dan-inggris-perkuat-kerja-sama-konservasi-alam, without altering the facts of the original article.