11 Juli 2026
featured_image

Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Membangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Sertifikasi BNSP bagi Lulusan SMK untuk Meningkatkan Standar Gaji, Daya Saing, dan Peluang Karier di Dunia Industri

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Kompetensi vs Gaji: Sejauh Mana Skill Teknis Mempengaruhi Pendapatan Lulusan SMK di Dunia Kerja Modern?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Indonesia perlu siapkan diri untuk era internet 6G. Apakah Indonesia akan tertinggal lagi jika tidak bergerak cepat? Simak penjelasan Ketua Umum Mastel tentang pentingnya persiapan menuju 6G.

Indonesia tampaknya tertinggal dalam pengembangan teknologi jaringan seluler generasi terbaru, yaitu 6G. Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Sarwoto Atmosutarno mengingatkan bahwa pemanfaatan pita frekuensi 6GHz dan kesiapan menuju 6G perlu dilakukan jauh sebelum teknologi tersebut hadir secara komersial. “Kita kan suka lelet tuh. Makanya kita mesti kerjain sekarang gitu. Karena kalau kita tidak terencana dengan baik, tahu-tahu diadakan oleh international environment yang mereka sudah siap,” katanya. Indonesia masih dalam proses pengembangan teknologi 5G, namun penetrasinya masih sangat rendah, belum mencapai 10 persen, sedangkan negara lain sudah mencapai di atas 70 persen.

Keterlambatan dalam Mengadopsi Teknologi 5G

Sarwoto mencontohkan bagaimana lambatnya pemanfaatan teknologi jaringan 5G di Indonesia. Menurutnya, 5G sudah masuk laboratorium sejak 2012 dan pertama kali diimplementasikan sekitar 2017 di dunia. Sementara, Indonesia pertama kali meluncurkan jaringan 5G pada 2021 oleh Telkomsel. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia masih tertinggal dalam mengadopsi teknologi terbaru.

Kebutuhan Spektrum Frekuensi untuk 6G

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menilai perlunya penambahan spektrum frekuensi baru untuk mendukung pengembangan teknologi jaringan seluler 6G. Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital Komdigi Adis Alifiawan mengatakan, kapasitas spektrum seluler nasional setelah proses lelang pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz diperkirakan mencapai sekitar 712 MHz. Kebutuhan spektrum untuk implementasi jaringan 6G pada masa mendatang diperkirakan akan jauh lebih besar sehingga diperlukan upaya penyiapan pita frekuensi tambahan.

Mengapa Indonesia Harus Berhati-Hati?

Menurut Adis, spektrum frekuensi yang tersedia saat ini dinilai belum cukup untuk digunakan mengembangkan jaringan 6G. “Artinya kita harus mengeluarkan frekuensi baru. Kalau pakai frekuensi existing, tidak cukup, tidak proper,” katanya. Setiap operator diperkirakan membutuhkan sekitar 200 MHz spektrum frekuensi untuk dapat mengoperasikan layanan 6G secara optimal. Sementara itu, pita frekuensi terbesar yang saat ini tersedia melalui proses lelang hanya menyediakan sekitar 190 MHz.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Keterlambatan Indonesia dalam mengadopsi teknologi 6G dapat berdampak pada kemampuan negara dalam meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesiapan Indonesia dalam menghadapi era 6G. Sarwoto menambahkan bahwa tidak masalah jika Indonesia langsung lompat ke 6G, asalkan bergantung pada pemanfaatan kegiatan ekonomi dan non-ekonomi yang bisa didapatkan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi era 6G. Dengan melakukan perencanaan yang baik dan meningkatkan kesiapan infrastruktur, Indonesia dapat meningkatkan kemampuan dalam menghadapi tantangan di era 6G. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi perubahan teknologi yang cepat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260710133106-213-1379140/era-internet-6g-di-depan-mata-bagaimana-kesiapan-indonesia, without altering the facts of the original article.

Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Membangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Sertifikasi BNSP bagi Lulusan SMK untuk Meningkatkan Standar Gaji, Daya Saing, dan Peluang Karier di Dunia Industri

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Kompetensi vs Gaji: Sejauh Mana Skill Teknis Mempengaruhi Pendapatan Lulusan SMK di Dunia Kerja Modern?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *