Peningkatan Kasus IMS pada Kelompok Usia Muda
Menurut dr. Hanny Nilasari, Sp.D.V.E., dari Departemen Dermatologi dan Venereologi FKUI-RSCM, IMS sering kali tidak bergejala, terutama pada perempuan, sehingga kerap terlambat ditangani. Jika tidak ditangani dengan tepat, IMS dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti radang panggul, kehamilan ektopik, hingga infertilitas. “Tren kejadian IMS dari tahun ke tahun terus meningkat, dan usia penderita makin muda. Sudah banyak kasus IMS maupun kehamilan tidak diinginkan pada remaja, dan ini mendorong tingginya angka aborsi,” jelas dr. Hanny.
Tanda-tanda Bahaya IMS
Tanda-tanda IMS dapat berupa keluarnya cairan kental atau berdarah dari alat kelamin, nyeri saat berhubungan seksual, luka atau lenting di area genital, hingga ruam pada kulit. Beberapa jenis IMS, seperti gonore, klamidia, herpes genital, sifilis, dan kutil kelamin, memiliki gejala yang berbeda-beda. Gonore adalah infeksi pada saluran reproduksi yang disebabkan oleh bakteri. Pada wanita, gejala cenderung muncul dalam waktu sekitar 10 hari setelah terpapar. Sementara pada pria, gejala sering kali mulai muncul dalam waktu sekitar lima hari setelah terpapar.
Gejala dan Dampak IMS
Gejala gonore meliputi nyeri di area panggul dan perut. Menurut dr. Hanny, gejala yang paling sering dialami laki-laki adalah keluarnya cairan seperti nanah dari ujung penis. Sementara pada perempuan, gejalanya sering kali tidak spesifik. “Pada perempuan harus hati-hati. Kelainannya kadang-kadang tidak spesifik, hanya seperti keputihan biasa dan sering tanpa gejala. Seorang perempuan biasanya kalau terkena gonore sudah dalam bentuk komplikasi, seperti penyakit radang panggul bahkan sampai infertilitas,” tutur dr. Hanny.
Mengapa IMS Sering Diabaikan?
Infeksi menular seksual sering kali tidak bergejala, terutama pada perempuan, sehingga kerap terlambat ditangani. Selain itu, IMS juga sering kali dianggap sebagai masalah yang tidak serius atau tidak berbahaya. Namun, dampak IMS dapat sangat serius, seperti radang panggul, kehamilan ektopik, hingga infertilitas. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya IMS dan pentingnya penanganan yang tepat.
Apa Artinya Ini bagi Kesehatan Masyarakat?
Peningkatan kasus IMS pada kelompok usia muda menunjukkan bahwa kesehatan masyarakat sedang menghadapi tantangan serius. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pencegahan dan penanganan yang efektif untuk mengatasi masalah ini. Pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan harus bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya IMS dan pentingnya penanganan yang tepat.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya IMS dan pentingnya penanganan yang tepat memerlukan upaya yang terus-menerus. Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi dan kampanye kesehatan yang efektif untuk mengatasi masalah ini. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan, diharapkan kasus IMS dapat ditekan dan kesehatan masyarakat dapat meningkat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8544340/tanda-tanda-infeksi-menular-seksual-yang-sering-diabaikan-pada-pria-dan-wanita, without altering the facts of the original article.