5 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Universitas Udayana luncurkan Program Bakas Bali untuk mencegah sindrom metabolik dan diabetes. Apa strategi yang diterapkan untuk turunkan 2 dari 3 kasus?

Universitas Udayana (Unud) meluncurkan Program Bakas Bali, sebuah upaya preventif untuk mengurangi risiko sindrom metabolik dan diabetes melitus di masyarakat. Program ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Unud di Dusun Tambahan Bakas, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mencegah dan mendeteksi dini faktor risiko penyakit metabolik. Dengan demikian, diharapkan angka kejadian sindrom metabolik dan diabetes melitus dapat ditekan.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kegiatan peluncuran Program Bakas Bali berlangsung pada tanggal 30 Juni 2026, bertempat di Balai Banjar Dusun Tambahan Bakas. Acara ini dibuka oleh Kepala Dusun Tambahan Bakas, Dewa Putu Mardika, didampingi oleh Kelian Adat, Dewa Nyoman Suarjaya, serta ibu-ibu PKK dan kader kesehatan. Ketua Tim Pengabdian Unud, Dr. Ns. Desak Made Widyanthari, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.MB, menjelaskan bahwa meningkatnya prevalensi sindrom metabolik dan diabetes melitus di Indonesia menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama. Gaya hidup yang kurang sehat, rendahnya aktivitas fisik, serta kurangnya deteksi dini menjadi faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit tersebut.

Kegiatan diawali dengan edukasi kesehatan mengenai sindrom metabolik dan diabetes melitus. Peserta juga mengikuti workshop skrining kesehatan sederhana yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan kader kesehatan dan ibu-ibu PKK dalam melakukan deteksi dini faktor risiko penyakit metabolik. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pelatihan praktik mengenai cara mengukur tekanan darah, menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar perut, serta melakukan pemeriksaan glukosa darah, kolesterol, dan asam urat menggunakan alat pemeriksaan cepat.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Program Bakas Bali ini merupakan salah satu upaya Unud dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mencegah dan mendeteksi dini faktor risiko penyakit metabolik. Berdasarkan data yang ada, sindrom metabolik dan diabetes melitus merupakan dua kondisi yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Dusun Tambahan Bakas dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Pengabdian Unud menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya Pemerintah Dusun Tambahan Bakas, Kelian Adat, ibu-ibu PKK, serta kader kesehatan yang telah berpartisipasi aktif sejak awal hingga akhir kegiatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat MI KOBER ini terselenggara atas dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2026.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan adanya Program Bakas Bali ini, diharapkan masyarakat Dusun Tambahan Bakas dan sekitarnya dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk mencegah dan mendeteksi dini faktor risiko penyakit metabolik. Dengan demikian, angka kejadian sindrom metabolik dan diabetes melitus dapat ditekan, dan masyarakat dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Oleh karena itu, program ini merupakan salah satu upaya yang sangat penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan mencegah penyakit metabolik.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ketua Tim Pengabdian Unud juga menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu bagian dari upaya Unud dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diharapkan program ini dapat berkelanjutan dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, Unud dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan mencegah penyakit metabolik. Program Bakas Bali ini merupakan salah satu contoh upaya preventif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko sindrom metabolik dan diabetes melitus di masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bali.tribunnews.com/bali/600717/mi-kober-unud-bekali-warga-tambahan-bakas-bali-cegah-sindrom-metabolik-dan-diabetes-melitus, without altering the facts of the original article.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *