Sinetron Istiqomah Cinta kembali tayang di SCTV pada Selasa, 23 Juni 2020, pukul 21.30 WIB. Episode terbaru ini mengisahkan usaha Emran untuk menemui Khansa kembali berakhir dengan kegagalan. Setelah berbagai tindakan yang dilakukannya selama ini, kesabaran Fathan akhirnya benar-benar habis.
Usaha Emran untuk Menemui Khansa Kembali Gagal
Emran berusaha mendekati Khansa, namun perempuan itu dengan tegas menolaknya. Bahkan Khansa tidak lagi menyembunyikan kebenciannya dan menyuruh Emran pergi dari hidupnya untuk selamanya. Penolakan tersebut membuat Emran kehilangan kendali. Saat polisi datang, ia sempat berusaha melarikan diri, tetapi usahanya sia-sia. Petugas berhasil menangkapnya dan membawanya ke tahanan.
Namun, penangkapan itu tidak serta-merta mengakhiri obsesinya terhadap Khansa. Di dalam sel, Emran justru menunjukkan perilaku yang semakin mengkhawatirkan. Dalam kondisi emosional yang tidak stabil, ia melukai jarinya sendiri dan menggunakan darahnya untuk menuliskan nama Khansa di dinding sel. Tindakan itu menjadi bukti bahwa obsesinya telah berkembang menjadi sesuatu yang sangat berbahaya.
Fathan dan Khansa Akan Melakukan Bulan Madu
Di tengah suasana duka yang masih menyelimuti keluarga mereka, Fathan menerima sebuah telepon yang tak terduga. Pihak agen perjalanan mengabarkan bahwa almarhum Dokter Akhsan ternyata telah menyiapkan hadiah istimewa sebelum meninggal dunia. Jauh hari sebelumnya, ia telah memesan sekaligus melunasi biaya sebuah jet pribadi yang diperuntukkan bagi bulan madu Fathan dan Khansa.
Kabar tersebut membuat keduanya terharu. Mereka menyadari bahwa itu adalah bentuk kasih sayang terakhir dari Dokter Akhsan yang ingin melihat mereka bahagia. Demi menghormati keinginan sang ayah, Fathan dan Khansa segera menyusun rencana untuk berangkat pada sore hari itu juga. Mereka memutuskan pergi secara diam-diam menuju Bandara Halim Perdanakusuma agar tidak menarik perhatian siapa pun.
Ancaman Besar dari Yuda dan Komplotannya
Di saat yang sama, ancaman besar sebenarnya sedang mendekat. Yuda bersama kelompok pembunuh bayaran yang bekerja dengannya datang ke rumah Fathan dengan satu tujuan: menghabisi Khansa menggunakan racun arsenik. Namun, setibanya di lokasi, mereka dibuat panik karena kamar Fathan dalam keadaan kosong dan terkunci.
Setelah mencari ke berbagai sudut rumah, mereka menyadari bahwa Khansa telah pergi lebih dulu melalui pintu belakang dengan menggunakan taksi online. Kegagalan itu langsung memicu kepanikan di antara mereka. Yuda dan komplotannya mulai dilanda ketakutan serta kecurigaan. Mereka membayangkan kemungkinan terburuk, yaitu Khansa sedang menuju kantor polisi untuk melaporkan seluruh kejahatan yang selama ini mereka sembunyikan.
Apa Artinya Ini bagi Fathan dan Khansa?
Situasi yang dialami Fathan dan Khansa saat ini tentu sangat mengkhawatirkan. Mereka harus waspada dan berhati-hati dalam menghadapi ancaman dari Yuda dan komplotannya. Namun, mereka juga harus ingat bahwa mereka memiliki dukungan dari keluarga dan teman-teman mereka. Dengan demikian, mereka dapat menghadapi situasi ini dengan lebih kuat dan percaya diri.
Kita harus menunggu dan melihat bagaimana cerita ini akan berkembang. Apakah Fathan dan Khansa dapat menghadapi ancaman dari Yuda dan komplotannya? Apakah Emran dapat menerima kenyataan bahwa Khansa telah menolaknya? Kita harus terus menyaksikan sinetron Istiqomah Cinta untuk mengetahui jawabannya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/showbiz/read/7928343/saksikan-sinetron-istiqomah-cinta-episode-selasa-23-juni-pukul-2130-wib-di-sctv, without altering the facts of the original article.