22 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Kasus korupsi MBG kembali berkembang, Sekretaris Deputi BGN Brigjen Lalu Muhammad Iwan ditetapkan sebagai tersangka baru. Apa peranannya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis?

Kasus korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menelan korban, setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN), Brigjen (Pol) Lalu Muhammad Iwan Mahardan, sebagai tersangka baru. Lalu merupakan tersangka ketujuh yang dijerat dalam perkara tersebut. Penetapan tersangka ini menambah daftar panjang pejabat yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG.

Momen Penentu di Menit Akhir

Menurut Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, Lalu diduga meminta dua saksi berinisial YCS dan RD untuk mendirikan perusahaan yang digunakan sebagai sarana penjualan food tray atau ompreng kepada calon mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia juga diduga berperan dalam menentukan harga ompreng yang ditawarkan kepada para mitra. “Perannya adalah pada tahun 2025, saudara LMI meminta saksi YCS dan RD mendirikan suatu perusahaan dengan tujuan sebagai sarana melakukan penjualan alat berupa alat berupa food tray kepada calon mitra SPPG dengan harga yang sudah ditentukan oleh tersangka LMI,” kata Syarief.

🔖 Baca juga:
Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa: Refly Harun Ungkap Penyebab Belum Pulih

Penyidik menduga harga ompreng yang ditetapkan tersebut sudah mencakup fee yang diperuntukkan bagi Lalu sebagai syarat persetujuan pemasokan ke titik-titik SPPG. “Di dalam harga tersebut sudah termasuk ada bagian untuk Saudara LMI agar titik tersebut di-approve atau disetujui,” ujar Syarief. Untuk kepentingan penyidikan, Kejagung menahan Lalu di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari pertama. Ia disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a, huruf b, dan huruf e Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto KUHP.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kasus korupsi MBG ini tidak hanya berdampak pada Badan Gizi Nasional, tetapi juga pada masyarakat luas yang bergantung pada program tersebut. Dengan adanya dugaan korupsi, program MBG yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat menjadi terhambat. “Kasus ini menunjukkan bahwa korupsi masih menjadi masalah serius di Indonesia dan perlu ditangani dengan serius,” kata Syarief. Penetapan tersangka baru ini juga menunjukkan bahwa Kejagung terus melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap kasus korupsi.

🔖 Baca juga:
“Adam Deni Kaget Ditetapkan Sebagai Tersangka, Motif Penganiayaan Masih Didalami”

Kejagung telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi MBG, termasuk mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, Asep Yusuf Somantri (AYS) dari pihak swasta, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Andri Mulyono (AM), Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Glory Harimas Sihombing (GHS), dan kini Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan. Kasus ini masih terus berkembang, dan Kejagung terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta-fakta baru.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kejarutan kasus korupsi MBG masih panjang dan memerlukan kerja sama dari semua pihak. Masyarakat berharap bahwa kasus ini dapat diselesaikan dengan tuntas dan memberikan efek jera bagi pelaku korupsi. “Masyarakat berharap bahwa kasus korupsi MBG dapat diselesaikan dengan transparan dan akuntabel,” kata Syarief. Dengan demikian, program MBG dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

🔖 Baca juga:
Bos Konter Semarang Tewas, Dua Pelaku Pembunuhan Ditangkap Polisi dalam Operasi

Kejagung masih terus melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap kasus korupsi. Masyarakat berharap bahwa kasus ini dapat menjadi contoh bagi pejabat lain untuk tidak melakukan korupsi. “Kasus korupsi MBG harus menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak melakukan korupsi,” kata Syarief.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/c89347gwqxeo?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *