22 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Konflik lahan meluas, RSUP Jayapura dipalang. Kemenkes RI buka suara, tegaskan rumah sakit harus tetap dapat diakses masyarakat. Apa sikap pemerintah selanjutnya?

Konflik Lahan Meluas, RSUP Jayapura Dipalang

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura dipalang oleh masyarakat adat setempat sejak Rabu (17/6) akibat konflik lahan. Pemalangan ini menyebabkan akses utama rumah sakit tertutup, tetapi manajemen rumah sakit memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan melalui pintu kedua. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Azhar Jaya, menegaskan bahwa rumah sakit adalah fasilitas vital yang harus tetap dapat diakses masyarakat dalam kondisi apa pun.

Apa yang Terjadi

Aksi pemalangan di RSUP Jayapura dilakukan oleh masyarakat adat setempat yang menuntut kejelasan status lahan yang digunakan untuk pembangunan rumah sakit. Meskipun akses utama tertutup, manajemen rumah sakit mengalihkan akses pasien dan petugas melalui pintu kedua. Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Rawat Inap, dan Rawat Jalan tetap beroperasi. Tercatat 2 pasien di IGD, 33 pasien Rawat Inap, dan 6 pasien di ruang Rawat Intensif masih mendapatkan perawatan. Para pegawai shift sore juga tetap siaga melayani pasien.

🔖 Baca juga:
Keluarga Tentara KNIL Maluku Alami Penderitaan Berpuluh-puluh Tahun, Belanda Akhirnya Beri Tanggapan

Mengapa dan Dampak

Masyarakat adat setempat melakukan aksi pemalangan karena belum jelasnya status lahan yang digunakan untuk pembangunan RSUP Jayapura. Konflik lahan ini berpotensi membahayakan keselamatan pasien, terutama mereka yang membutuhkan tindakan kegawatdaruratan. “Kami sangat prihatin dengan adanya aksi pemalangan di RSUP Jayapura. Rumah sakit adalah tempat masyarakat menggantungkan harapan untuk mendapatkan layanan kesehatan,” ujar dr Azhar Jaya. Kemenkes berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan secara baik-baik melalui jalur musyawarah dengan pihak-pihak terkait, tanpa harus mengorbankan hak masyarakat Papua untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak.

🔖 Baca juga:
Istana Merayakan HUT RI di 40 Lokasi Padat, Dari Permukiman Kumuh Hingga Kampung Tradisional Jakarta, Sambut Rakyat dengan Program Sosial

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kementerian Kesehatan terus mengimbau semua pihak untuk mengedepankan dialog dan tidak menghalangi hak masyarakat untuk berobat. “Kami percaya, dengan dialog yang baik, persoalan ini dapat menemukan titik temu. Yang terpenting, layanan kesehatan bagi masyarakat Papua tidak boleh terhenti,” pungkas dr Azhar Jaya. RSUP Jayapura terus berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengantisipasi situasi dan memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik.

🔖 Baca juga:
Gempa Jepang Picu Ledakan di Mal AEON, Tiga Orang Meninggal Dunia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *