15 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Kreator konten Bigmo mengakui kesalahan dalam konten live streaming yang diduga eksploitasi anak. Apa yang sebenarnya terjadi di balik kontroversi vape tersebut?

Kontroversi Vape, Bigmo Akui Kesalahan Setelah Ajak Anak Promosi

Pada 10 Agustus 2026, konten creator YouTube, Muhammad Jannah alias Bigmo, memenuhi undangan klarifikasi penyidik Direktorat Reserse Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) terkait dugaan eksploitasi anak karena mengajak promosi rokok elektrik atau vape.

Pengacara Bigmo, Sangun Ragahdo, mengatakan kliennya tidak bersikap defensif selama pemeriksaan tersebut. "Bigmo tidak akan defensif. Ia telah mengakui kesalahannya terkait dengan live streaming terakhir yang menimbulkan kontroversi," kata Sangun.

Pada awalnya, Bigmo dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pihak yang tidak menyebutkan nama karena dugaan eksploitasi anak. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Bigmo mengajak anak-anak untuk mempromosikan rokok elektronik atau vape dalam siaran langsung atau live streaming. Hal ini menimbulkan kontroversi dan kemudian dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Setelah dilaporkan, Polda Metro Jaya kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah benar Bigmo melakukan eksploitasi anak atau tidak. Penyelidikan tersebut diharapkan dapat membantu menemukan kebenaran dan menegakkan hukum.

Kontroversi ini juga menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat. Beberapa orang berpendapat bahwa Bigmo telah melakukan kesalahan dengan mengajak anak-anak untuk mempromosikan rokok elektronik atau vape. Sementara itu, ada juga yang berpendapat bahwa Bigmo tidak bersalah dan hanya melakukan promosi yang biasa dilakukan oleh konten creator.

Namun, Bigmo sendiri telah mengakui kesalahannya terkait dengan live streaming terakhir yang menimbulkan kontroversi. Hal ini menunjukkan bahwa Bigmo sadar akan kesalahannya dan ingin mengakui serta meminta maaf kepada masyarakat.

Kontroversi ini juga menimbulkan perhatian dari pihak berwajib, seperti Polda Metro Jaya dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Mereka telah melakukan penyelidikan dan klarifikasi untuk mengetahui kebenaran dan menegakkan hukum.

Dalam hal ini, perlu ditekankan bahwa eksploitasi anak adalah tindakan yang tidak boleh dilakukan oleh siapa pun. Anak-anak harus dilindungi dan dipelihara dengan baik, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Penyelidikan dan klarifikasi yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia diharapkan dapat membantu menemukan kebenaran dan menegakkan hukum. Demikian informasi ini disampaikan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://metro.tempo.co/read/2117197/bigmo-akui-salah-soal-konten-ajak-anak-promosi-vape, without altering the facts of the original article.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *