22 Agustus 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Lagu baru Bupati Purwakarta dinilai rendahkan perempuan, begini tanggapan Anggota DPR RI Atalia Praratya. Apa kata Atalia tentang lirik lagu yang dianggap tidak pantas itu?

Lagu baru yang diciptakan oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, menuai kontroversi karena liriknya yang dinilai merendahkan perempuan. Lagu berjudul “Lalaki Langit Lalanang Jagat” tersebut dianggap memiliki nada yang tidak pantas dan membandingkan kondisi biologis perempuan dengan cara yang tidak sopan. Anggota DPR RI Komisi VIII, Atalia Praratya, juga memberikan tanggapan terkait lagu tersebut dan menyatakan bahwa liriknya sangat tidak pantas.

Kronologi dan Isi Lirik Lagu

Lagu “Lalaki Langit Lalanang Jagat” sebenarnya sudah dibuat sejak Januari 2026, namun baru ramai dibicarakan belakangan ini. Lagu tersebut diciptakan oleh Bupati Purwakarta sebagai bentuk apresiasi terhadap bahasa Sunda, yang merupakan bahasa ibu bagi masyarakat Sunda. Namun, lirik lagu tersebut dinilai tidak pantas karena menyinggung sejumlah topik terkait kondisi biologis perempuan, di antaranya keguguran, penggunaan pakaian dalam, hingga siklus menstruasi.

🔖 Baca juga:
BTS Ulang Tahun ke-13, ARIRANG in Busan Jadi Penebus Janji Kembali Utuh

Dalam lirik lagu tersebut, terdapat beberapa baris yang dianggap bermasalah, seperti “Terima kasih Tuhan telah menciptakanku sebagai laki-laki, sebab kalau aku jadi perempuan, SMP kelas 3 aku udah keguguran 7 kali.” Lirik tersebut dianggap tidak pantas dan merendahkan perempuan. Selain itu, lagu tersebut juga dinilai tidak sesuai dengan konteks acara adat di wilayah Purwakarta, dimana lagu tersebut pertama kali diperkenalkan.

Mengapa Lirik Lagu Ini Bermasalah?

Lirik lagu “Lalaki Langit Lalanang Jagat” dinilai bermasalah karena menggunakan bahasa yang tidak sopan dan membandingkan kondisi biologis perempuan dengan cara yang tidak pantas. Lirik tersebut dianggap tidak menghormati perempuan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diharapkan dalam masyarakat. Selain itu, lagu tersebut juga dinilai tidak sesuai dengan konteks acara adat di wilayah Purwakarta, dimana lagu tersebut pertama kali diperkenalkan.

Atalia Praratya, anggota DPR RI Komisi VIII, menyatakan bahwa lirik lagu tersebut sangat tidak pantas dan merendahkan perempuan. Ia juga mempertanyakan alasan pemilihan tema lirik semacam itu dan mengaitkannya dengan data kekerasan terhadap perempuan di wilayah Purwakarta. Menurut Atalia, lagu tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diharapkan dalam masyarakat dan tidak menghormati perempuan.

🔖 Baca juga:
Giancarlo Esposito, Bintang Breaking Bad yang Menghebohkan dengan Keputusan Mualaf

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini dapat berdampak pada reputasi Bupati Purwakarta dan pemerintah daerah Purwakarta. Lagu tersebut dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diharapkan dalam masyarakat dan tidak menghormati perempuan. Oleh karena itu, pemerintah daerah Purwakarta perlu memperhatikan nilai-nilai yang diharapkan dalam masyarakat dan memastikan bahwa lagu-lagu yang diciptakan tidak merendahkan perempuan atau kelompok lainnya.

Selain itu, kejadian ini juga dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan nilai-nilai yang diharapkan dalam masyarakat dan memastikan bahwa lagu-lagu yang diciptakan tidak merendahkan perempuan atau kelompok lainnya. Masyarakat perlu lebih kritis dalam menilai lagu-lagu yang diciptakan dan memastikan bahwa lagu-lagu tersebut sesuai dengan nilai-nilai yang diharapkan dalam masyarakat.

Dalam jangka panjang, kejadian ini dapat berdampak pada peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghormati perempuan dan kelompok lainnya. Masyarakat perlu lebih sadar akan pentingnya menghormati perempuan dan kelompok lainnya dan memastikan bahwa lagu-lagu yang diciptakan tidak merendahkan perempuan atau kelompok lainnya.

🔖 Baca juga:
Renungan Pemuda GMIM: 1 Tawarikh 29:17-29, Hati yang Baik dan Hati yang Jujur

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.brilio.net/serius/bupati-purwakarta-rilis-lagu-yang-dinilai-rendahkan-perempuan-atalia-praratya-miris-tahu-liriknya-260701p.html, without altering the facts of the original article.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *