Berita Hari Ini – 28 April 2026 | Luka Modrić mengalami cedera tulang pipi ganda setelah tabrakan keras dengan pemain Juventus pada laga Serie A antara AC Milan dan Juventus di San Siro pada 27 April 2026. Insiden tersebut memaksa pemain asal Kroasia keluar lapangan dan mengakhiri musimnya bersama Rossoneri.
Penampilan Gemilang Sebelum Cedera
Meski berada di fase akhir musim yang melelahkan, Modrić menunjukkan kualitas luar biasa pada pertandingan yang berakhir dengan skor 0-0. Ia mencatat 53 operan sukses, memenangkan empat dari enam duel, serta melakukan tiga kali pemulihan bola. Penampilannya yang tenang dan kreatif membuatnya terpilih sebagai MVP pertandingan oleh para penggemar Milan dengan 43% suara, melampaui Saelemaekers dan Adrien Rabiot.
Detail Cedera dan Tindakan Medis
Tabrakan terjadi ketika Modrić bersaing untuk bola dengan Manuel Locatelli. Benturan tersebut menyebabkan fraktur pada kedua sisi tulang pipi. Dokter klub segera menegaskan bahwa pemain harus menjalani operasi untuk memperbaiki struktur tulang. Fabrizio Romano, melalui akun X-nya, mengonfirmasi bahwa operasi akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan.
Setelah evaluasi medis, dipastikan Modrić tidak dapat kembali ke lapangan untuk sisa kompetisi Serie A, Coppa Italia, maupun Liga Champions yang masih berjalan. Klub mengumumkan bahwa fokus utama kini adalah rehabilitasi yang optimal agar sang kapten dapat kembali pada puncak kebugaran menjelang Piala Dunia FIFA 2026.
Proyeksi Pemulihan Menuju Piala Dunia 2026
Berita baik bagi tim nasional Kroasia adalah bahwa para ahli medis memperkirakan Modrić dapat pulih sepenuhnya menjelang turnamen internasional terbesar tahun 2026. Diperkirakan ia akan menjalani program rehabilitasi intensif selama enam hingga delapan bulan, termasuk latihan fisik ringan, terapi fisik, dan perlindungan tambahan pada area wajah.
Beberapa pakar menyarankan kemungkinan penggunaan masker pelindung saat bermain di Piala Dunia, mengingat risiko trauma ulang pada area yang baru saja dioperasi. Namun, keputusan akhir akan ditentukan oleh tim medis nasional dan kesiapan fisik Modrić pada saat pemilihan skuad.
Dampak pada AC Milan
Kehilangan Modrić memberikan beban berat bagi AC Milan dalam upaya mengamankan posisi di papan atas Serie A dan bersaing untuk tiket Liga Champions. Pelatih Stefano Pioli kini harus menyesuaikan taktik tengah dengan mengandalkan pemain muda seperti Rade Krunić dan veteran lainnya untuk mengisi kekosongan kreativitas di lini tengah.
Para pendukung Milan menyatakan keprihatinan sekaligus dukungan moral kepada sang bintang. Di media sosial, ribuan komentar mengungkapkan harapan agar Modrić cepat sembuh dan kembali bersinar di panggung internasional.
Reaksi Dunia Sepak Bola
Berita cedera Modrić mendapat sorotan luas dari media internasional, termasuk OneFootball, Softfootball, dan Sportske Novosti. Selain menyoroti cedera, sejumlah outlet juga melaporkan kabar tentang pemain lain yang mengalami cedera serius, seperti Xavi Simons yang mengalami robekan ACL di Tottenham Hotspur.
Namun, fokus utama tetap pada Modrić sebagai figur penting bagi Kroasia. Kapten tim nasional tersebut telah menjadi motor penggerak tim sejak kemenangan di Euro 2016 dan penampilan impresif di Piala Dunia 2018. Kepulangan Modrić di 2026 diharapkan dapat memberikan pengalaman dan kepemimpinan yang krusial bagi generasi baru pemain Kroasia.
Dengan musim domestik berakhir lebih cepat, Modrić kini memiliki kesempatan untuk memfokuskan seluruh energinya pada proses rehabilitasi. Harapan besar menanti bahwa sang maestro akan kembali bersinar di panggung dunia, menambah cerita inspiratif bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia.