Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Sebagai Reseller Digital
KompetitifMomen Penentu di Menit Akhir
Pada Sabtu (18/7/2026), Mamah Dedeh mengungkapkan pernyataannya pada Podcast Beda Universe. “Dari dulu sih sudah banyak yang nawarin. Tapi karena Mamah tidak mengerti ya ngapain dikerja. Sekian banyak orang yang nawarin, saya tetap tidak bergeming. Saya enggak mau yang begitu-begituan,” ujarnya.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Mamah Dedeh ditawari membuat akun media sosial sejak awal platform digital berkembang. Namun, ia tidak pernah membuat akun medsos karena merasa tidak perlu. Meski menyadari media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk memperluas dakwah, Mamah Dedeh mengaku, tidak merasa perlu membuat platform pribadi. Ia justru mempersilakan masyarakat atau pihak televisi untuk mengunggah materi ceramahnya ke media sosial.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Dengan tidak memiliki akun media sosial, Mamah Dedeh lebih memilih menghabiskan waktu luangnya dengan berkebun dan merawat tanaman. “Mending saya ngored ke kebon. Saya itu sangat suka berkebun mungkin karena saya orang kampung kali ya. Sampai detik ini pun saya selalu berkebun di pagi hari, dari pukul 06.30 WIB sampai 08.30 WIB,” tuturnya. Kegiatan ini, diakui Mamah Dedeh, menjadi kebahagiaan tersendiri baginya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dengan tidak bergantung pada media sosial, Mamah Dedeh menunjukkan bahwa dakwah tidak harus selalu melalui platform digital. Ia menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, seseorang dapat membuat perbedaan bahkan tanpa memiliki akun medsos. Dengan demikian, Mamah Dedeh menjadi contoh yang baik bagi para pemuka agama lainnya untuk tidak bergantung pada media sosial dan lebih fokus pada kegiatan yang lebih bermanfaat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://celebrity.okezone.com/read/2026/07/18/33/3230869/ogah-punya-medsos-mamah-dedeh-pilih-fokus-berdakwah-dan-berkebun, without altering the facts of the original article.