Misteri kegagalan negara-negara berpenduduk besar seperti Indonesia, China, dan India tampil di Piala Dunia terus menjadi sorotan. Meskipun memiliki jumlah penduduk yang sangat besar, negara-negara ini terus-menerus gagal lolos ke putaran final Piala Dunia.
Fenomena Sepak Bola dan Jumlah Penduduk
Dari 10 negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, hanya dua yang tampil di turnamen Piala Dunia saat ini, yakni Amerika Serikat dan Brasil. China dan Indonesia masing-masing baru satu kali tampil di ajang olahraga paling populer di dunia tersebut. Sementara itu, India, Bangladesh, Etiopia, dan Pakistan sejauh ini hanya bisa bermimpi untuk ikut ambil bagian.
Menurut ekonom Inggris, Stefan Szymanski, ukuran populasi hanyalah satu dari sejumlah faktor penting yang menentukan keberhasilan di sepak bola. “Sepak bola sangat mirip dengan cara kerja perekonomian suatu negara. Agar dapat berkembang, Anda membutuhkan manusia. Namun, Anda juga memerlukan modal dan infrastruktur,” ujar Szymanski.
Mengapa Negara Berpenduduk Besar Gagal?
Szymanski mencatat bahwa sebagian besar negara yang sukses dalam sepak bola memiliki satu kesamaan lain: kemakmuran ekonomi. Dalam buku Soccernomics, Szymanski dan rekan penulisnya, Simon Kuper, menemukan bahwa sebuah negara umumnya membutuhkan pendapatan rata-rata per kapita minimal US$15.000 per tahun untuk dapat meraih gelar di level internasional.
Brasil dan Argentina, yang pendapatan per kapitanya jauh berada di bawah ambang tersebut, telah mengoleksi total delapan gelar Piala Dunia. Menurut Szymanski, hal tersebut menunjukkan pentingnya faktor ketiga, yakni pengetahuan dan tradisi sepak bola.
Dampak Kegagalan Negara Berpenduduk Besar
Kegagalan negara-negara berpenduduk besar seperti Indonesia, China, dan India tampil di Piala Dunia memiliki dampak yang signifikan. “Benar-benar tidak dapat diterima bahwa negara dengan jutaan penggemar sepak bola bisa tertinggal sejauh ini dalam dunia sepak bola,” kata Audite Karim, aktor, penulis, sekaligus penggemar sepak bola ternama Bangladesh.
Kegagalan ini juga menunjukkan bahwa jumlah penduduk tidak cukup menjadi jaminan kesuksesan di sepak bola. Negara-negara tersebut perlu memperhatikan faktor-faktor lain seperti kemakmuran ekonomi, infrastruktur, dan tradisi sepak bola.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Negara-negara berpenduduk besar seperti Indonesia, China, dan India masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kualitas sepak bola mereka. Mereka perlu memperhatikan faktor-faktor yang menentukan keberhasilan di sepak bola dan bekerja keras untuk meningkatkan kualitas permainan mereka.
Dengan kerja keras dan perhatian yang serius, negara-negara tersebut dapat meningkatkan kualitas sepak bola mereka dan menjadi kekuatan yang dapat dihitung di kancah internasional.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/cj9g41y3jwwo?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.