Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifSopir bus asal Jepara, Supriyanto, ditemukan meninggal dunia di atas kapal saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Kejadian ini menghebohkan pihak keluarga dan operator bus. Menurut informasi yang diperoleh, korban yang merupakan sopir Bus Putra Pandawa Karya dengan nomor polisi K 7576 OC.
Momen Penentu di Menit Akhir
Saat kapal dalam proses persiapan sandar, sopir cadangan bus berusaha membangunkan korban untuk bersiap turun dari kapal. Namun, korban tidak memberikan respons sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan kepada awak kapal. Menerima laporan tersebut, nakhoda kapal segera menghubungi layanan pertolongan medis. Pada pukul 07.47 WITA, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk bersama petugas medis Karantina Kesehatan melakukan evakuasi korban menuju Puskesmas II Melaya (Puskesmas Gilimanuk) guna mendapatkan penanganan medis.
Dari pemeriksaan awal, ditemukan tanda-tanda kaku mayat dan lebam mayat, serta tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan dokter jaga Puskesmas, dr. Suryani, menyatakan korban telah meninggal dunia saat tiba di puskesmas (Dead on Arrival/DOA).
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kematian Supriyanto menimbulkan pertanyaan tentang penyebab pasti kematian. Untuk memastikan penyebab pasti kematian, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut melalui proses autopsi apabila disetujui oleh pihak keluarga. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari mendatangi lokasi, membantu proses evakuasi, melakukan koordinasi dengan tenaga medis, hingga berkoordinasi dengan pihak operator bus untuk menghubungi keluarga korban.
Kematian Supriyanto juga berdampak pada pihak keluarga dan operator bus. Sekitar pukul 14.00 WITA, pihak keluarga korban telah datang dan mengevakuasi jenazah menuju rumah duka di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Keluarga menuju Pelabuhan Ketapang lewat Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Jenazah Supriyanto telah diambil pihak keluarga untuk dibawa menuju rumah duka di Kabupaten Jepara. Pihak keluarga dan operator bus masih harus menempuh jalan panjang untuk menyelesaikan proses yang terkait dengan kematian Supriyanto. Termasuk kemungkinan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian.
Kematian Supriyanto merupakan kejadian yang tidak terduga dan menimbulkan duka cita bagi pihak keluarga dan operator bus. Semoga kejadian ini dapat menjadi perhatian bagi semua pihak untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jateng.tribunnews.com/nasional/1259716/sopir-bus-asal-jepara-ditemukan-meninggal-di-atas-kapal-saat-hendak-sandar-di-pelabuhan-gilimanuk, without altering the facts of the original article.