Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifPendaftaran murid baru di SDN Kelayan Barat 2 Banjarmasin untuk tahun ajaran 2026/2027 masih dibuka. Sekolah ini membuka kuota untuk dua rombongan belajar dengan masing-masing 28 siswa. Namun, hingga saat ini, jumlah pendaftar baru hanya mencapai 39 siswa, dengan satu kelas sudah terisi penuh sementara satu lainnya belum maksimal.
Keterisian Kuota yang Belum Optimal
Kepala SDN SN Kelayan Barat 2 Banjarmasin, Lisna Qadarsih, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa penurunan jumlah pendaftar dipengaruhi oleh keberadaan sekolah lain yang berdekatan serta perubahan demografi. Banyak pasangan muda memilih tinggal di kawasan perkomplekan, sehingga jumlah anak usia sekolah di sekitar Kelayan Barat semakin berkurang.
Saat ini, satu kelas sudah terisi penuh, sementara satu kelas lainnya belum maksimal. “Bisa dibilang satu kelas penuh, satu lainnya belum,” kata Lisna Qadarsih.
Mengapa Pendaftaran Belum Mencapai Target?
Menurut Lisna Qadarsih, penurunan jumlah pendaftar baru kemungkinan besar disebabkan oleh perubahan pola hunian masyarakat. Banyak keluarga muda yang memilih tinggal di perumahan kompleks, sehingga jumlah anak usia sekolah di sekitar sekolah ini berkurang.
Meski demikian, pihak sekolah tetap membuka jalur offline hingga kuota terpenuhi. “Yah, mudah-mudahan sambil berjalan ini bertambah, kami buka jalur offline, tidak ada batas waktu, yang penting sampai kuota penuh,” ujar Lisna Qadarsih.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Keterisian kuota yang belum optimal ini berdampak pada proses belajar mengajar di sekolah. Pihak sekolah berharap jumlah peserta didik baru meningkat pada tahun berikutnya sehingga target kuota dapat tercapai. “Mudah-mudahan tahun depan peserta didik baru bisa lebih banyak lagi,” kata Lisna Qadarsih.
Selain itu, sekolah juga berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperhatikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, taat beribadah, rajin berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, dan tidur lebih cepat.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Pihak sekolah masih berusaha meningkatkan jumlah pendaftar baru dan mengoptimalkan proses belajar mengajar. Dengan membuka jalur offline dan meningkatkan kualitas pendidikan, sekolah berharap dapat mencapai target kuota dan memberikan pendidikan yang berkualitas kepada peserta didik.
Saat ini, sekolah masih melanjutkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan tema “Aku Anak Sehat dan Bahagia”. Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai upaya membentuk karakter positif dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1368437/mpls-berjalan-penerimaan-murid-baru-di-sdn-kelayan-barat-2-banjarmasin-masih-dibuka-ofline, without altering the facts of the original article.