Teh hijau dan kopi hitam sering dianggap sebagai alternatif minuman yang lebih sehat, terutama bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Keduanya diyakini memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk membantu penurunan berat badan dengan mendukung pembakaran lemak. Teh hijau telah lama dikenal sebagai minuman yang dapat membantu menurunkan berat badan, dengan kandungan epigallocatechin gallate (EGCG) yang membantu mengurangi lemak tubuh.
Mekanisme Pembakaran Lemak
Menurut ahli gizi terdaftar dari Balance One Supplements, Trista Best, RD, teh hijau dapat berperan sebagai pendukung dalam proses penurunan berat badan melalui beberapa mekanisme. Kandungan kafein di dalamnya merupakan stimulan alami yang dapat meningkatkan metabolisme untuk sementara. Peningkatan laju metabolisme ini membantu tubuh membakar lebih banyak kalori. Selain itu, teh hijau mengandung antioksidan, terutama EGCG, yang dikaitkan dengan peningkatan oksidasi lemak. Artinya, tubuh menjadi lebih efisien menggunakan lemak sebagai sumber energi.
Studi tentang Teh Hijau dan Penurunan Berat Badan
Sebuah studi berjudul “Comparative effects of tea and coffee drinking on body weight in adults: a systematic review and network meta-analysis of randomised trials” yang dipublikasikan di Cambridge University Press 2024, menemukan bahwa konsumsi teh hijau secara rutin dikaitkan dengan penurunan berat badan rata-rata sekitar 1,23 kilogram dibandingkan plasebo melalui analisis terhadap 22 uji klinis acak. Kandungan EGCG dalam teh hijau terbukti membantu mengurangi lemak tubuh, memperbaiki rasio lingkar pinggang terhadap pinggul, mengecilkan lingkar pinggang, serta menurunkan Indeks Massa Tubuh (IMT).
Perbandingan dengan Kopi Hitam
Meski kopi hitam juga memiliki manfaat untuk kesehatan, namun kandungan kafeinnya yang lebih tinggi dapat menimbulkan efek samping jika dikonsumsi berlebihan. Secangkir teh hijau umumnya mengandung sekitar 25-50 mg kafein, sedangkan satu porsi matcha biasanya mengandung sekitar 60-70 mg kafein. Kandungan ini lebih tinggi karena saat mengonsumsi matcha, seluruh daun teh yang telah digiling ikut diminum, bukan hanya air hasil seduhannya.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Konsumsi teh hijau secara rutin dapat membantu penurunan berat badan, namun perlu diingat bahwa jumlah konsumsi yang ideal dapat berbeda pada setiap orang, tergantung kondisi tubuh dan toleransi terhadap kafein. Mengonsumsi sekitar tiga hingga lima cangkir teh hijau per hari dapat memberikan manfaat bagi penurunan berat badan tanpa menyebabkan asupan kafein berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan jumlah konsumsi dan tidak berlebihan dalam mengonsumsi teh hijau.
Dalam beberapa tahun ke depan, penelitian lebih lanjut tentang manfaat teh hijau dan kopi hitam untuk kesehatan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang efektivitasnya dalam membantu penurunan berat badan. Namun, yang jelas adalah bahwa konsumsi teh hijau secara rutin dapat menjadi salah satu pendukung dalam proses penurunan berat badan, terutama jika dikombinasikan dengan pola hidup sehat dan seimbang.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8549229/sama-sama-bikin-kurus-mana-yang-lebih-cepat-bakar-lemak-teh-hijau-atau-kopi-hitam, without altering the facts of the original article.