6 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Jepang siap tantang Brasil di Piala Dunia 2026, samurai biru incar kejutan besar. Bisakah Jepang mengalahkan juara Piala Dunia lima kali itu?

Jepang dan Brasil siap bertempur di babak 32 besar Piala Dunia 2026, dengan Samurai Biru incar kejutan setelah penampilan impresif mereka di turnamen ini. Jepang finis di posisi kedua Grup F di belakang Belanda, setelah bermain imbang dengan Swedia dan mengalahkan Tunisia. Mereka akan menghadapi juara Piala Dunia lima kali, Brasil, di Stadion Houston pada Selasa (30/06) pukul 00.00 WIB.

Kemenangan Berkesan Jepang

Setelah bermain imbang dengan Swedia, Jepang finis di posisi kedua Grup F di belakang Belanda—yang mengalahkan Tunisia dengan skor 3-1. Perpaduan kualitas individu, performa terkini, dan pengalaman menyeluruh menjadikan Jepang salah satu kuda hitam paling menarik dalam kompetisi ini. Pada Piala Dunia 2022, tim berjuluk ‘Samurai Biru’ itu mengalahkan Jerman dan Spanyol untuk menjadi juara Grup E dan melaju ke babak gugur.

Momen Penentu di Menit Akhir

Mantan bek Southampton, Maya Yoshida, percaya skuad berisi 26 pemain yang dipilih oleh pelatih Hajime Moriyasu mampu melangkah lebih jauh di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Yoshida, 37 tahun, yang menjadi kapten Jepang pada 2022, ikut ke turnamen ini sebagai “pemain pendukung” non-pemain. Perannya adalah pemimpin tim di balik layar.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mengapa Jepang bisa menjadi kuda hitam di Piala Dunia 2026? Yoshida percaya kemampuan Jepang untuk bersaing dengan beberapa negara berperingkat teratas FIFA didorong oleh semakin banyaknya pemain yang tampil secara rutin di lima liga top Eropa. “Tentu saja, sekarang lebih banyak pemain bermain di Eropa, terutama di kompetisi Eropa tingkat tinggi,” kata Yoshida, yang mencatat 127 kali memperkuat timnas.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kini, empat tahun kemudian, saat mereka menahan imbang Belanda dan Swedia serta mengalahkan Tunisia, muncul keyakinan bahwa turnamen kali ini bisa menjadi penampilan tersukses Jepang dalam delapan keikutsertaan Piala Dunia. Bukan hanya Yoshida yang menetapkan standar tinggi untuk Jepang. Awal tahun ini, Moriyasu menargetkan membawa Jepang meraih kejayaan Piala Dunia. “Tujuan saya adalah tim menjadi yang terbaik dari yang terbaik,” kata Moriyasu kepada majalah World Soccer sebelum turnamen.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/cewq48y5q22o?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *