Petani di Desa Tebingsiring, Tala, Kaget, karena banyak komponen alat pertanian (alsintan) yang bermasalah. Hal ini terungkap saat tim pengabdian dari Politeknik Pertanian Negeri (Politala) melakukan pemeriksaan dan perawatan hand traktor dan mesin perontok padi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani terkait perawatan alat pertanian agar usia pakai mesin lebih panjang dan produktivitas petani tetap terjaga. Petani Tebingsiring mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai memberikan manfaat besar dalam merawat alsintan.
Apa yang Terjadi di Desa Tebingsiring?
Kegiatan pengabdian ini diawali dengan kunjungan ke Desa Tebingsiring pada 13 Maret 2026. Tim melakukan pemetaan kebutuhan masyarakat sekaligus mengidentifikasi persoalan yang dihadapi petani dalam penggunaan alat dan mesin pertanian. Hasil koordinasi menunjukkan perlunya peningkatan pengetahuan terkait perawatan alat pertanian. Selanjutnya, pada 21 Mei 2026, tim melakukan sosialisasi mengenai prinsip kerja hand traktor dan mesin perontok padi, teknik perawatan berkala, hingga cara mendeteksi gejala kerusakan sejak dini.
Antusiasme peserta sangat tinggi. Para petani aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait kendala yang sering mereka hadapi saat mengoperasikan mesin di lapangan. Tak hanya memberikan materi, tim juga melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi alat pertanian milik kelompok tani. Dari hasil pengecekan, ditemukan beberapa spare part dalam kondisi aus dan perlu segera diganti. Selain itu, pelumas mesin juga diketahui hampir habis sehingga berisiko mempercepat kerusakan komponen.
Mengapa Perawatan Alsintan Penting?
Perawatan alsintan sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan perawatan yang baik, usia pakai mesin dapat lebih panjang, dan petani dapat menghemat biaya perbaikan. Selain itu, perawatan alsintan juga dapat membantu petani untuk mendeteksi gejala kerusakan sejak dini, sehingga dapat mencegah kerusakan yang lebih parah.
Kegiatan pengabdian ini juga menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan riil sektor pertanian di Tala. Kalangan warga setempat mengapresiasi kegiatan pengabdian tersebut karena dinilai memberikan manfaat besar. Terutama bagi para petani dalam merawat alat mesin pertanian (alsintan).
Harapan ke Depan untuk Petani Tebingsiring
Melalui kegiatan ini, Politala berharap para petani mampu melakukan pemeriksaan dan perawatan alat secara mandiri sehingga biaya perbaikan dapat ditekan dan produktivitas pertanian tetap optimal. Petani Tebingsiring juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena memang sangat mereka perlukan. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, petani Tebingsiring kini lebih memahami pentingnya perawatan alsintan. Mereka juga telah mendapat pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan perawatan dan perbaikan alsintan secara mandiri. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Desa Tebingsiring.