Apa yang Terjadi?
Sebelumnya, Rahmat Djimbula viral lantaran sebuah dokumentasi digital lama yang diunggah pada tanggal 26 Agustus 2025. Unggahan yang memicu polemik tersebut menampilkan ucapan selamat kepada Ketua Harian DPP Partai Gerindra , Sufmi Dasco Ahmad, atas pencapaian penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama, yang disandingkan langsung dengan foto Rahmat Djimbula . Kolase foto bersama petinggi partai politik di akun resmi lembaga mahasiswa itulah yang kemudian memantik reaksi keras dan komentar miring dari netizen. Banyak yang mempertanyakan independensi serta netralitas dari organisasi kemahasiswaan yang dipimpinnya tersebut.
Mengapa dan Dampak
MENGAPA: Konteks dan latar belakang kejadian ini penting karena polemik tersebut terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap peran serta gerakan mahasiswa dalam mengawal isu-isu krusial di tanah air. Terlebih ketika BEM Fakultas Bersatu menyatakan akan mengkritisi dan mengawal isu-isu yang berkaitan dengan kepentingan rakyat. Namun, tuduhan bahwa BEM Fakultas Bersatu telah terjebak dalam pengaruh partisan membuat sebagian publik mempertanyakan komitmen dan integritas mereka. DAMPAK: Kejadian ini tentu berdampak signifikan terhadap reputasi BEM Fakultas Bersatu dan个人çRahmat Djimbula selaku Ketua BEM Fakultas Hukum UIC. Kini, mereka dihadapkan pada tantangan untuk memulihkan kepercayaan publik dan membuktikan bahwa mereka tetap independen serta fokus pada misi awal pembentukan organisasi.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Rahmat Djimbula dan BEM Fakultas Bersatu masih memiliki jalan panjang untuk memulihkan kepercayaan publik. Mereka harus transparan dalam segala tindakan dan program kerja yang dijalankan, serta memastikan bahwa gerakan mereka tetap independen dan berpihak pada kepentingan rakyat. Kini, perhatian publik masih tertuju pada langkah-langkah yang akan diambil oleh BEM Fakultas Bersatu di bawah kepemimpinan Rahmat Djimbula ke depannya.