22 Agustus 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Anak SMP di Kota Singkawang menjadi korban penganiayaan dengan palu hingga kakinya lumpuh. Keluarga korban ditawari damai Rp 2 juta, tapi memilih jalur hukum karena anaknya masih trauma.

Kasus Penganiayaan Terhadap Wesley

Kasus penganiayaan terhadap Wesley (12), pelajar SMP di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), masih menjadi perhatian. Wesley yang dipukul dengan menggunakan palu masih menjalani perawatan intensif setelah mengalami cedera serius yang mengakibatkan salah satu kakinya mengalami kelumpuhan. Akibat kejadian ini, keluarga korban masih trauma dan memilih untuk melanjutkan perkara tersebut melalui jalur hukum.

Apa yang Terjadi

Wesley mengalami cedera berat setelah dipukul dengan palu. Saat ini, kondisi Wesley masih belum pulih dan masih menggunakan kursi roda. Ia juga dijadwalkan menjalani operasi pemasangan tempurung lutut serta fisioterapi secara berkelanjutan. Upaya mediasi antara keluarga korban dan pihak pelaku telah dilakukan, namun belum mencapai kesepakatan. Pihak pelaku hanya sanggup memberikan biaya pengobatan sebesar Rp 2 juta, sementara keluarga korban menyebut pemulihan Wesley membutuhkan pengobatan jangka panjang.

🔖 Baca juga:
Drama Maut di Batununggal: Pria Tewas Ditusuk Teman Tagih Utang Rp200 Ribu

Mengapa dan Dampak

Keluarga korban, melalui perwakilan Lani Wu, menyatakan bahwa pengobatan korban masih panjang dan membutuhkan biaya yang besar. “Pengobatan korban masih panjang. Sampai hari ini kaki belum pulih dan masih di kursi roda. Operasi pemasangan tempurung dan fisioterapi terus berjalan,” ujarnya. Kondisi korban yang mengalami cedera berat tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga aktivitas sehari-hari dan masa depannya. Keluarga korban berharap ada bentuk tanggung jawab yang sesuai dengan kondisi yang dialami korban.

🔖 Baca juga:
Tiga Remaja Jadi Tersangka Usai Tawuran Maut di Koja, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Keluarga korban telah memutuskan untuk melanjutkan perkara tersebut melalui jalur hukum. Mereka berharap pelaku dapat bertanggung jawab atas tindakannya dan memberikan bantuan yang cukup untuk pemulihan Wesley. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

🔖 Baca juga:
Kasus Rudapaksa Anak di Mamajang Makassar Terungkap, Istri Pelaku Terlibat

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *