28 September 2026

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Berita Hari Ini – 28 September 2026 | Gubernur Dr. H Rudy Mas’ud telah menunjukkan kepemimpinan yang menyeimbangkan antara pelestarian budaya, pengelolaan anggaran, dan pembangunan ekonomi di Kalimantan Timur. Pada tanggal 27 September 2026, ia hadir dalam prosesi Bepelas Erau Adat Kutai, menegaskan pentingnya tradisi bagi generasi muda.

Pelestarian Budaya

Dalam acara tersebut, Gubernur Mas’ud menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Sultan Kutai Kartanegara atas penyelenggaraan Erau Adat. Ia menyoroti nilai sejarah Kerajaan Kutai sebagai salah satu kerajaan tertua di Nusantara dan menegaskan bahwa budaya ini harus dijaga serta dikembangkan. Ia juga menekankan bahwa Erau bukan sekadar perayaan, melainkan upaya bersama untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni serta budaya leluhur.

Pengelolaan Anggaran 2026

Di tingkat pemerintahan, Gubernur Mas’ud memimpin penandatanganan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Dengan total anggaran sebesar Rp14,33 triliun, pemerintah daerah menargetkan peningkatan produktivitas sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, serta infrastruktur. Fokus utama adalah efisiensi belanja, memperkuat layanan kesehatan, dan mempercepat penurunan stunting.

Prioritas Belanja Anggaran (triliun)
Pendidikan 3,5
Kesehatan 2,8
Infrastruktur 4,2
Ekonomi Produktif 3,0
Pelestarian Budaya 1,0

Inisiatif Ekonomi Berkelanjutan

Rudy Mas’ud juga mendukung proyek hilir perikanan di Berau, yang bertujuan meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan melalui pengalengan ikan premium. Dengan produksi perikanan mencapai 30.196,71 ton pada 2025, namun hanya 16,24% yang masuk proses pengolahan, proyek Hilir Berau menargetkan peningkatan produksi olahan menjadi 25% atau lebih. Inisiatif ini melibatkan kolaborasi pentahelix, menggabungkan pemerintah, pendidikan, masyarakat, swasta, dan LSM.

  • Pengembangan teknologi pengalengan modern
  • Standarisasi mutu produk
  • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia
  • Branding dan pemasaran produk perikanan premium
  • Penguatan jaringan distribusi regional dan internasional

Dengan menggabungkan upaya pelestarian budaya, pengelolaan anggaran yang terstruktur, dan pembangunan ekonomi berbasis hilir, Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan komitmen untuk menumbuhkan Kalimantan Timur menjadi wilayah yang berbudaya, berpendapatan, dan berkelanjutan. Ia memandang bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya terletak pada infrastruktur fisik, melainkan juga pada penguatan identitas budaya dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program-program yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *