Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS akibat tekanan geopolitik. Apa dampaknya bagi perekonomian Indonesia dan bagaimana Bank Indonesia akan menanganinya?
Baca juga:
Pimpinan Wilayah Pegadaian VI Ungkap Waktu Terbaik Beli Emas, Simak!
Baca juga:
Pemegang XRP Mulai Meninggalkan, Token PayFi Baru Melesat Tinggi
Baca juga:
PNBP Visa Imigrasi Melonjak 6,42 Persen pada Semester I 2026, Apa Penyebabnya?