3 Juni 2026
Sampah Menumpuk 6.970 Ton di Pasar Kramat Jati: 33 Truk Dikerahkan, Pramono Tegaskan Imbas Bantar Gebang

Sampah Menumpuk 6.970 Ton di Pasar Kramat Jati: 33 Truk Dikerahkan, Pramono Tegaskan Imbas Bantar Gebang

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Berita Hari Ini – 02 April 2026 | Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, kembali menjadi sorotan publik setelah tumpukan sampah mencapai 6.970 ton atau setara dengan 410 truk tronton. Kondisi kritis ini muncul sejak 9 Maret 2026 ketika gangguan teknis menghambat pengangkutan sampah, memicu bau tidak sedap, kerusakan infrastruktur, dan keluhan luas dari pedagang serta warga sekitar.

Upaya Percepatan Penanganan

Perumda Pasar Jaya menanggapi situasi dengan menambah armada pengangkutan. Pada 30 Maret, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 13 truk tambahan. Selanjutnya, pada 31 Maret dan 1 April, Perumda Pasar Jaya mengoperasikan total 33 truk: 20 truk yang disewa dari perusahaan jasa pengangkutan (19 truk tronton 20 ton dan satu truk tipe typher 12 ton) serta 13 truk milik Dinas Lingkungan Hidup. Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, menyatakan target penyelesaian dalam 10‑12 hari.

🔖 Baca juga:
Eddie Howe: Transformasi Newcastle United yang Mengguncang Premier League

Rencana Pengadaan Armada Mandiri

Untuk mengurangi ketergantungan pada penyewaan, Perumda Pasar Jaya sedang memproses pengadaan lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 m³ per unit. Armada baru ini direncanakan mulai beroperasi akhir April 2026, memperkuat kemampuan internal dalam menghadapi lonjakan sampah di masa mendatang.

Inovasi Pengelolaan Sampah

Selain penambahan armada, pihak pengelola pasar mengusulkan penerapan teknologi pengolahan berkelanjutan. Uji coba thermal hydrolysis dan sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero) tengah dipersiapkan untuk mengolah sampah langsung di sumber, mengurangi volume yang harus dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang. Pramono, Kepala Seksi Pengawasan Lingkungan DKI, menekankan bahwa penumpukan di Kramat Jati berpotensi memperparah beban Bantar Gebang bila tidak ditangani secara cepat dan efisien.

Kerusakan Infrastruktur dan Dampak Lingkungan

Gunungan sampah setinggi sekitar enam meter menimpa tembok belakang pasar, menyebabkan robohnya bagian beton dan tiang penyangga. Sisa sayuran serta buah‑buah yang menumpuk di TPS (Tempat Pembuangan Sementara) turut terbawa masuk ke saluran air, mengancam kelancaran drainase dan meningkatkan risiko banjir di musim hujan.

🔖 Baca juga:
Gempa 6,0 Skala Richter Guncang Utara Indonesia, Dampak Dirasakan di Filipina

Jalan setapak di sekitar area tersebut juga terdampak, mengganggu mobilitas warga dan anak‑anak yang biasa bermain di lahan kosong sebelah TPS. Upaya penertiban melibatkan penyerokan sampah dengan kendaraan berat untuk mencegah longsor ke jalan raya.

Koordinasi Lintas Instansi

  • Perumda Pasar Jaya: Penambahan 20 truk sewa, rencana armada mandiri, dan penerapan teknologi pengolahan.
  • Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta: Penyediaan 13 truk tambahan, dukungan logistik, dan pemantauan kualitas udara.
  • Kepala Seksi Pengawasan Lingkungan (Pramono): Pengawasan dampak terhadap Bantar Gebang dan rekomendasi kebijakan preventif.

Harapan Kedepan

Topik menegaskan bahwa langkah-langkah ini bukan sekadar respons darurat, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Dengan kombinasi armada yang memadai, teknologi modern, serta koordinasi lintas lembaga, diharapkan Pasar Induk Kramat Jati dapat kembali beroperasi normal tanpa menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan.

Jika penanganan berjalan sesuai rencana, pasar diproyeksikan akan bersih kembali pada pertengahan April, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam mengatasi krisis sampah.

🔖 Baca juga:
BEI Resmi Terapkan Aturan Free Float 15%: Dampak Besar bagi Investor dan Kesiapan Indonesia Masuk MSCI
Views: 6

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *