3 Juni 2026

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Berita Hari Ini – 04 April 2026 | Drama Korea berjudul Still Shining yang baru saja menyelesaikan penayangan akhir-akhir ini menjadi sorotan utama media hiburan setelah mencatat rating terendah dalam sejarah serialnya. Di tengah sorotan publik, tim produksi secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas sebuah adegan yang menuai kritik tajam, yakni adegan mengemudi sambil mabuk yang dianggap menyinggung nilai moral dan menimbulkan kekhawatiran pada penonton muda.

Perbandingan Rating dengan Serial Sejawat

Menurut data yang dirilis oleh lembaga pengukuran televisi, Still Shining menutup penayangannya dengan rating rata‑rata hanya 1,5 % pada episode terakhir, jauh di bawah rekan seangkatan In Your Radiant Season yang berhasil meraih rating mencapai 5,8 % pada episode penutupnya. Selisih tersebut menandai perbedaan signifikan dalam daya tarik kedua judul, sekaligus menegaskan kegagalan Still Shining dalam mempertahankan penonton setia.

🔖 Baca juga:
Aksi ‘Spiderman’ Gadungan Berujung Kegagalan: Rencana Bangun Rumah Dari Uang Curian Hancur Total

Kontroversi Adegan Mengemudi Saat Mabuk

Ketegangan publik memuncak ketika episode ke‑9 menampilkan adegan di mana tokoh utama, Park Jinyoung, mengemudi dalam keadaan mabuk. Adegan tersebut dipertanyakan oleh penonton karena menampilkan perilaku berbahaya tanpa konsekuensi yang jelas. Organisasi perlindungan anak dan remaja pun mengeluarkan pernyataan resmi yang menilai adegan tersebut dapat menjadi contoh negatif bagi penonton berusia di bawah 18 tahun.

Media sosial pun menjadi medan pertempuran opini. Ribuan komentar menyoroti ketidakresponsifan penulis skenario dalam menangani isu sensitif, sementara sejumlah netizen menuntut penurunan rating secara drastis sebagai bentuk sanksi moral.

Tanggapan Resmi Tim Produksi

Menanggapi gelombang kritik, produser eksekutif Still Shining mengirimkan pernyataan tertulis melalui konferensi pers daring pada tanggal 30 Maret 2024. Dalam pernyataan tersebut, mereka mengakui kesalahan dalam menampilkan adegan mengemudi sambil mabuk dan menyatakan bahwa tidak ada niat untuk mempromosikan perilaku berbahaya. “Kami meminta maaf kepada seluruh penonton, terutama kepada keluarga dan generasi muda, yang merasa terganggu oleh adegan tersebut,” ujar produser.

🔖 Baca juga:
Kontroversi Mobil Bupati Karo: Sekda Klaim Pinjam Pakai, Kajari Ditahan Kejagung, dan Harta Minus Rp140 Juta

Selain permintaan maaf, tim produksi juga menjanjikan langkah korektif, antara lain dengan menambahkan peringatan eksplisit sebelum pemutaran ulang episode yang bersangkutan, serta mengadakan kampanye edukasi mengenai bahaya mengemudi dalam keadaan tidak sadar melalui platform digital resmi drama.

Reaksi Pemerintah dan Lembaga Pengawas

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyatakan akan meninjau kembali prosedur penyuntingan konten drama Korea yang ditayangkan di jaringan televisi lokal. KPI menegaskan pentingnya keberlanjutan standar etika penyiaran, terutama pada program yang memiliki potensi pengaruh besar pada penonton muda.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan mengingatkan kembali bahwa tindakan mengemudi dalam keadaan mabuk merupakan pelanggaran hukum yang dapat berakibat fatal. Mereka menekankan bahwa penyiaran media harus menyertakan edukasi atau peringatan yang memadai untuk mencegah peniruan perilaku berbahaya.

🔖 Baca juga:
Garda Sipil Spanyol Jemput Gembong Narkoba Inggris di Bali, Polri Ungkap Jejak Jaringan Kriminal Internasional

Pengaruh Terhadap Karier Pemeran Utama

Park Jinyoung dan Kim Min‑ju, yang memerankan pasangan utama dalam serial ini, juga merasakan dampak negatif dari kontroversi tersebut. Meskipun penampilan mereka di episode-episode terakhir tetap mendapatkan pujian atas kualitas akting, popularitas mereka di media sosial mengalami penurunan signifikan. Kedua aktor tersebut kini berada di tengah proses perbaikan citra pribadi melalui kegiatan amal dan partisipasi dalam program sosial yang menekankan pentingnya keselamatan berkendara.

Kesimpulan Akhir

Kasus Still Shining menjadi contoh nyata bagaimana sebuah produksi drama dapat terjerumus ke dalam krisis reputasi apabila gagal mengantisipasi sensitivitas penonton terhadap isu-isu sosial. Rating terendah yang dicapai menjadi indikator kuat bahwa penonton tidak hanya menilai kualitas cerita, tetapi juga tanggung jawab moral pembuat konten. Permintaan maaf resmi yang dikeluarkan tim produksi menunjukkan upaya memperbaiki hubungan dengan audiens, namun proses pemulihan citra akan memerlukan langkah‑langkah konkret dan konsisten di luar sekadar pernyataan.

Views: 6

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *