**Teror Bom di Bandara: Pesan via WA ke Contact Center Diduga dari WNA Kanada** **Momen Penentu di Menit Akhir** Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali sempat berada dalam status siaga I setelah menerima ancaman teror bom rakitan dan pembajakan pesawat pada Sabtu (2/8) pukul 21.30 WIB. Ancaman rakitan bom tersebut masuk melalui pesan WhatsApp ke Contact Center InJourney Airports dari seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Kanada berinisial EPD dengan nomor telepon asing (+61 406 1XX XXX). Dalam pesannya, EPD mengklaim bahwa seorang perempuan berinisial LH membawa bom rakitan dan bersiap membajak pesawat yang lepas landas dari Bali. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menerima laporan darurat pada Minggu (3/8) dini hari pukul 00.44 WITA, tim Airport Security Services bersama aparat gabungan langsung bergerak cepat melakukan penyisiran ketat. Dua penerbangan internasional maskapai raksasa, Emirates dan Etihad yang penumpangnya sudah boarding penuh di dalam pesawat menjadi fokus utama pemeriksaan ekstra mendesak. Respons cepat aparat keamanan dan pengelola bandara berhasil mengamankan situasi hingga kepercayaan terhadap pariwisata Bali tetap terjaga. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menindaklanjuti informasi dugaan ancaman bom yang diterima oleh pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui media elektronik pada Minggu (2/8) malam kemarin. Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, menjelaskan berdasarkan informasi yang diterima dari pihak Angkasa Pura Indonesia pada Minggu (2/8) sekira pukul 21.58 WITA, pihak bandara menerima informasi elektronik yang mengandung dugaan ancaman bom. âMenerima informasi tersebut, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui Satuan Reserse Kriminal langsung melakukan langkah-langkah tindak lanjut dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait,â ujar Ipda Suka Artana, Selasa (4/8). Lebih lanjut ia menjelaskan, kepolisian juga melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap informasi tersebut. Termasuk kata dia, koordinasi dengan instansi terkait serta melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang menerima informasi elektronik dimaksud guna mengungkap fakta yang sebenarnya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Sementara itu, Ipda Suka Artana memastikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Ditegaskan aktivitas penerbangan maupun pelayanan kepada pengguna jasa bandara berjalan normal. Penyelidikan dan pendalaman terhadap informasi dugaan ancaman bom masih berlangsung, dan pihak kepolisian berkomitmen untuk mengungkapkan fakta yang sebenarnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bali.tribunnews.com/bali/602618/polisi-selidiki-teror-bom-di-bandarapesan-via-wa-ke-contact-center-diduga-dari-wna-kanada, without altering the facts of the original article.