17 Juli 2026
featured_image

Prospek Kerja Game Developer: Kolaborasi Keren RPL dan DKV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Daftar Gaji Lulusan SMK RPL Terbaru, Bisa Tembus Dua Digit?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Membangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Ulama Sulselbar gelar ziarah untuk perkuat silaturahmi dan spiritualitas melalui ekspedisi ziarah makam ulama. Simak perjalanan 3 hari yang menelusuri jejak dakwah dan merajut berkah dalam perjalanan iman!

Ulama Sulselbar menggelar ziarah religi dalam rangka memperkuat silaturahmi dan spiritualitas. Kegiatan ini diikuti oleh As-Syekh Dr. KH. Baharuddin HS, MA selaku mursyid Tarekat al-Muhammadiyah, Dr. KH. Amirullah Amri sebagai Ketua Ikhwan Tarekat Al-Muhammadiyah Indonesia beserta puluhan anggota tarekat tersebut. Mereka menelusuri jejak dakwah dan merajut berkah dalam perjalanan iman selama 3 hari pada tanggal 18-20 Juli 2026. Rihlah religi ini dimulai dari Makassar dan melintasi beberapa kabupaten di Sulselbar.

Ekspedisi Ziarah Makam Ulama Sulselbar

Kegiatan rihlah religi ini diawali dengan menziarahi makam Anregurutta As-Syekh KH. Muhammad Nur di Makassar. Rombongan selanjutnya ziarahi AGH. Abdurrahman Ambo Dalle Barru, dan AGH. Muhsin Umar Affandi dikenal dengan Kali Jampue, Syekh Muhammad bin Abdullah Affandi di Jampue Pinrang, dan AGH. Muh. Tahir Imam Lapeo di Campalagian, Polman Sulbar. Perjalanan dilanjutkan ke Kabupaten Wajo dengan mengunjungi beberapa titik yakni di Sengkang, Tosora, dan Lagosi.

Di Wajo, rombongan ziarahi makam Syekh Abdul Azis yang juga dikenal Syekh Sagena dan AGH. Abdul Malik Muhammad atau qadhi Belawa dan para qadhi ulama lainnya. Sementara di Sengkang dipusatkan pada makam Asyekh Muh. As’ad al-Bugisy selaku pendiri Pondok Pesantren As’adiyah. Ulama lain yang dimakamkan sekitar makam beliau yakni AGH. Muh. Yunus Maratan, AGH. Abdullah Maratan yang juga murid-murid AGH. Muh. As’ad.

Tujuan dan Rangkaian Ziarah

Rangkaian kegiatan ziarah ini meliputi kunjungan ke beberapa kabupaten di Sulselbar, seperti Bone, Sinjai, Bulukumba, Bantaeng, dan Gowa. Di Bone, rombongan ziarahi makam AGH. Junaid Sulaiman yang dikenal sebagai qadhi Bone dan masjid tua Watampone. Sementara di Sinjai berziarah Syekh Abdurrahman Imam Timurung, AGH. Muh. Tahir yang dikenal Puang Kali Taherong.

Di Bulukumba, rombongan rihlah ziarahi makam AGH. Abdul Karim yang merupakan qadhi Tanete. Kemudian Syekh Abdul Gani di Bantaeng dan menyempurnakan rihlah religi dengan berziarah ke Syekh Yusuf al-Makassary yang berusia 400 tahun di Gowa.

Mengapa dan Dampak

Kegiatan ziarah ini bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dan spiritualitas di kalangan ulama dan anggota tarekat. Dengan menelusuri jejak dakwah dan merajut berkah dalam perjalanan iman, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kecintaan terhadap ulama dan sejarah Islam di Sulselbar.

Dampak dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan sejarah dan budaya Islam di Sulselbar. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara ulama dan masyarakat, serta meningkatkan spiritualitas dan kesadaran beragama.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kegiatan ziarah ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan sejarah dan budaya Islam di Sulselbar. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, seperti melestarikan makam-makam ulama, mempromosikan sejarah Islam di Sulselbar, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan budaya Islam.

Dengan demikian, kegiatan ziarah ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan terhadap ulama dan sejarah Islam di Sulselbar. Selanjutnya, diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk melestarikan sejarah dan budaya Islam di Sulselbar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/opini/1844371/ziarah-ulama-sulselbar, without altering the facts of the original article.

Prospek Kerja Game Developer: Kolaborasi Keren RPL dan DKV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Daftar Gaji Lulusan SMK RPL Terbaru, Bisa Tembus Dua Digit?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Membangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *