7 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
UMKM Pempek Palembang sukses berkembang di Jakarta lewat brand Pempek Rafi 81. Simak kisah Nyayu, pendiri usaha yang berjuang membangun bisnis dari nol hingga eksis di berbagai bazar.

Pempek Palembang ‘Ngegas’ di Jakarta, Eksis dari Bazar ke Bazar. Nyayu, seorang ibu rumah tangga asal Palembang, berhasil membesarkan brand kulinernya, Pempek Rafi 81, di Jakarta. Usaha ini berawal dari kerinduan akan rasa otentik Kota Pempek. Kini, Pempek Rafi 81 eksis dari bazar ke bazar, menyajikan Pempek asli Palembang dengan harga terjangkau.

Kerinduan akan Rasa Otentik

Nyayu menceritakan bagaimana perjuangannya membangun usaha dari nol setelah menetap empat tahun di Jakarta. Titik baliknya terjadi pada pertengahan tahun 2014 ketika suaminya memutuskan untuk resign dari pekerjaannya. Tanpa penghasilan selama beberapa bulan, tabungan keluarga pun mulai menipis. “Dalam jangka waktu dari Juli sampai Desember 2014 itu, kan kita enggak punya penghasilan. Jadi aku bilang ke suami, gimana kalau kita buka usaha Pempek aja,” ujarnya.

Sebelumnya, ia sempat kesulitan menemukan Pempek yang pas di lidah. Kebanyakan Pempek yang ditemui di jalanan memiliki rasa yang kurang otentik, sementara untuk mendapatkan Pempek yang enak, ia harus merogoh kocek lebih untuk pergi ke restoran. Hal ini kemudian ia terjemahkan sebagai peluang usaha untuk menyajikan Pempek asli Palembang kaki lima dengan harga yang relatif terjangkau.

Momen Penentu di Tahun 2014

Akhirnya, pada Desember 2014, dengan modal awal yang terbilang nekat hanya Rp 2 juta, Nyayu membuka warung pempek pertamanya dengan menyewa sebuah kios rolling door sederhana. Nama Pempek Rafi 81 pun dipilih. Rafi diambil dari nama anak sulungnya yang berarti meninggikan, sementara 81 diambil dari tanggal dan bulan lahir sang suami 8 Januari yang jika dijumlahkan bermakna angka 9 kesempurnaan.

“Jadi harapannya dengan pakai angka 8 ini rezekinya mengalir tak terputus, dan usahnya jadi nomor 1,” ungkapnya. Sebagai pendatang baru di pasar Jakarta, Nyayu mengaku tertantang dengan selera calon konsumennya di Jakarta yang cenderung sensitif terhadap aroma laut yang menyengat.

Tantangan dan Strategi

Strategi kompromi rasa pun akhirnya ia pilih sebagai langkah awal. “Awalnya aku bikin Pempek yang enggak terlalu ikan banget. Karena aku lihat pasar di Jakarta itu tuh enggak suka amis gitu kan. Nah aku coba bikin yang masih aku gabung kayak tepungnya banyak. Jadi 1 banding 1 gitu. Alhamdulillah jalan,” ungkapnya.

Namun, langkah besarnya dimulai pada tahun 2018 ketika ia bergabung menjadi UMKM binaan Rumah BUMN BRI di daerah Jati Baru, Tanah Abang yang kini lokasinya berada di Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat. Melalui berbagai pelatihan, mulai dari branding, pembukuan, hingga digital marketing, Nyayu mendapatkan banyak masukan dari para mentor dan sesama pelaku usaha.

Apa Artinya Ini bagi Pempek Rafi 81?

Salah satu sarannya adalah ia diminta tetap menonjolkan keotentikan rasa Pempek asli Palembang yang kaya akan ikan, sambil menyiasati harga agar tetap bisa bersaing. “Kenapa nggak di-highlight aja yang memang benar-benar khas Palembang itu yang berasa ikannya. Saya dulu tetap dua versi bikinnya. Karena tempat saya tinggal itu kan mohon maaf agak menengah ke bawah,” jelasnya.

Akhirnya untuk menyiasati pasar dan daya beli masyarakat Jakarta yang sangat beragam, Pempek Rafi 81 menghadirkan inovasi melalui tiga versi varian produk yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Pertama ditujukan khusus untuk kalangan pencinta Pempek Palembang. Varian ini menggunakan bahan baku utama Ikan Tenggiri asli dengan takaran 1 porsi tepung berbanding 2 porsi daging ikan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedua dibuat untuk segmentasi pasar konsumsi harian, terutama di lingkungan sekitar tempat tinggal Nyayu yang didominasi masyarakat kelas menengah ke bawah yang bahan bakunya menggunakan Ikan Kakap. Ketiga varian paling ramah di kantong yang dibuat tanpa menggunakan daging ikan sama sekali, mirip dengan konsep pempek gerobakan. Sebagai gantinya, Nyayu menggunakan Udang Rebon sebagai bahan dasar perasa.

“Jadi saya menyesuaikan di mana tempat berjualan. Nah kalau misalnya saya diajak bazar-bazar di UMKM. Saya sesuaikan dengan yang memang khas Palembang gitu,” jelasnya. Kini, Pempek Rafi 81 terus eksis dari bazar ke bazar, menyajikan Pempek asli Palembang dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *