Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Banjarmasin gencarkan edukasi kanker payudara dan serviks dengan menyasar mahasiswa di kampus. Ketua YKI Kota Banjarmasin, dr Siti Wasilah, mengatakan bahwa dua jenis kanker tersebut masih mendominasi kasus pada perempuan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, sepanjang 2025 terdapat 42 kasus kanker payudara dan 24 kasus kanker serviks, tertinggi dibandingkan jenis kanker lainnya.
Fakta Kasus Kanker di Banjarmasin
Data Dinkes Banjarmasin juga mencatat adanya empat kasus kanker kolorektal (usus besar), lima kasus kanker darah, tiga kasus kanker hati, dan dua kasus kanker paru. Menurut Wasilah, meningkatnya kasus kanker kolorektal turut dipengaruhi faktor lingkungan Kota Banjarmasin yang didominasi sungai dan rawa. Kondisi tersebut membuat sumber air lebih rentan terkontaminasi mikroba sehingga memicu infeksi saluran pencernaan berulang yang menjadi salah satu faktor risiko kanker usus besar.
Pencegahan dan Deteksi Dini
Sebagai langkah pencegahan, pemerintah bersama YKI terus mendorong masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta pemeriksaan HPV DNA untuk mendeteksi dini kanker serviks. Wasilah menekankan bahwa deteksi dini menjadi sangat penting agar kanker bisa ditemukan sejak stadium awal sehingga peluang kesembuhan lebih besar.
Mengapa Edukasi Kanker Penting?
Meningkatnya kasus kanker di Banjarmasin menunjukkan bahwa edukasi dan kesadaran masyarakat tentang kanker masih perlu ditingkatkan. Dukungan keluarga maupun lingkungan sekitar memiliki peran besar dalam membantu proses pemulihan pasien. Penasihat YKI Kota Banjarmasin, Neli Listriani, mengatakan bahwa support system sangat penting dalam membantu pasien lebih kuat menjalani pengobatan.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Dengan gencarnya edukasi kanker payudara dan serviks, YKI Kota Banjarmasin berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan pengobatan kanker. YKI juga memperkuat pendampingan bagi para penyintas kanker. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kanker dan mengurangi angka kematian akibat kanker di Banjarmasin.
YKI Kota Banjarmasin juga menyiapkan sejumlah gebrakan baru, seperti program YKI Goes to Campus dan YKI Goes to School, untuk menyasar generasi muda. Dengan upaya-upaya ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang kanker, serta mengurangi angka kasus kanker di Banjarmasin ke depannya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1368692/kanker-payudara-dan-serviks-jadi-ancaman-yki-banjarmasin-gencarkan-edukasi-sasar-kampus, without altering the facts of the original article.