Momen Penentu di Menit Akhir
Puluhan massa menggeruduk kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026), untuk menyampaikan perihal dugaan penyelewengan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Simalungun. Massa yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Anti Korupsi (HMAK) Sumatera Utara mendesak aparat penegak hukum melakukan penyelidikan soal dugaan korupsi program MBG.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Dugaan korupsi ini terkait dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Simalungun. Aksi massa menuding adanya pemerasan yang dilakukan sebuah yayasan bernama Yayasan Harapan Baru kepada pengelola Satuan Pelayanan Gizi di Kabupaten Simalungun. Pemerasan terhadap SPPG dengan nilai mencapai Rp364 juta, ditambah dugaan pungutan biaya sewa lahan sebesar Rp15 juta per bulan.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Mengapa dugaan korupsi ini begitu penting? Program Makan Bergizi Gratis adalah program yang sangat strategis untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Jika program ini terganggu oleh korupsi, maka dampaknya sangat besar, tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi reputasi pemerintah daerah. Dampak lainnya adalah kehilangan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi penegak hukum.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah menerima laporan resmi dari massa. Kepala Sesi Penerangan dan Hukum Kejatisu, Rizaldi, menyampaikan bahwa pihak telah menemui para pendemo yang menyampaikan aspirasinya di kantor Kejatisu. Rizaldi menambahkan bahwa memang sejumlah laporan tentang dugaan penyelewengan proyek MBG telah diterima pihaknya. Namun, untuk dugaan pungli di Simalungun, Kejatisu belum pernah menerima laporan. “Kalau untuk Simalungun, belum ada,” kata Rizaldi. Kejati Sumut Tindak Tegas Menanggapi aksi massa, Kejati Sumut berjanji akan menindak tegas terhadap pejabat yang terlibat dalam dugaan korupsi program MBG. “Kami akan melakukan penyelidikan dan mengambil tindakan yang tepat terhadap pejabat yang terlibat,” kata Rizaldi.
Kesimpulan
Dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Simalungun telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Kejati Sumut berjanji akan menindak tegas terhadap pejabat yang terlibat. Namun, jalan panjang yang masih harus ditempuh adalah memastikan bahwa proses penyelidikan dan penindakan dilakukan dengan adil dan transparan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://medan.tribunnews.com/news/1804491/reaksi-kejati-sumut-tudingan-pungli-pemerasan-sppg-ratusan-juta-oleh-pejabat-di-simalungun, without altering the facts of the original article.