Tumpukan Sampah di Kali Gendong
Kali Gendong, Penjaringan, Jakarta Utara, viral di media sosial seusai terlihat dipenuhi tumpukan sampah. Warga membuang sampah sembarangan ke kali, membuat situasi semakin parah. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, buka suara mengenai persoalan tumpukan sampah di kawasan itu. Ia mengatakan bahwa salah satu penyebabnya adalah ditutupnya TPST Bantar Gebang. “Memang kemarin karena Bantar Gebang sempat ada masalah, jadi beberapa tempat memang terjadi tumpukan sampah,” ujar Pramono.
Penyebab dan Dampak
Pramono menjelaskan bahwa setiap hari Jakarta mengirim sampah dengan 1.200 truk atau kurang lebih 9.000 ton. Namun, saat ini pengangkutan sampah per hari belum mencapai 1.200 truk, tetapi hampir 1.000 truk. Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan 1 Agustus yang akan dikirim ke Bantar Gebang adalah residu sampah. Judistira Hermawan menambahkan bahwa Pansus Pengelolaan Sampah akan memastikan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memaksimalkan fasilitas-fasilitas pengelolaan sampah di Jakarta.
Solusi Biopori Jumbo
Judistira juga menyinggung pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Jakarta yang memakan waktu 2 hingga 3 tahun. Selama kurun waktu tersebut, pihaknya akan memaksimalkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang ada dan mengkaji pembangunan biopori jumbo untuk menangani sampah Ibu Kota. “Ini semua harus berfungsi maksimal, dan Pansus sedang mengkaji kemungkinan pembangunan Biopori Jumbo di berbagai wilayah di Jakarta, apa di taman-taman, atau aset BUMD,” sambungnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Pansus DPRD DKI Jakarta masih memiliki jalan panjang untuk menangani masalah sampah di Jakarta. Dengan koordinasi yang baik antara SKPD dan Dinas Lingkungan Hidup, diharapkan masalah tumpukan sampah di Kali Gendong dan tempat lainnya dapat segera diatasi. Selain itu, edukasi kepada masyarakat untuk pilah sampah dari sumbernya juga menjadi kunci penting dalam menangani masalah sampah di Jakarta. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan Jakarta dapat menjadi kota yang lebih bersih dan nyaman untuk dihuni.