Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Pemandangan Arak-Arak, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, pada Kamis (13/8/2026) malam. Api merusak sekitar 50×60 meter luas lahan milik Perhutani KPH Bondowoso tersebut. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP, BPBD, TNI-Polri, serta Pemerintah Kecamatan turun langsung ke lokasi untuk berjibaku memadamkan api.
**â¡ APA YANG TERJADI**
Kebakaran bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas dan penjaga objek wisata Pemandangan Arak-Arak sempat berupaya memadamkan api secara manual. Namun, hingga pukul 18.00 WIB, kobaran api masih terlihat di area tebing sebelah utara. Petugas piket akhirnya menghubungi Mako Damkar Bondowoso.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman. Petugas juga menyisir area perbatasan Bondowoso âSitubondo yang turut dilaporkan mengalami kebakaran. “Sampai di lokasi, kami memadamkan satu titik api dengan luasan sekitar 50×60 meter,” ungkap Kabid Damkar Satpol PP Bondowoso, Vara Teddy.
Lanjut Teddy, ada satu titik api lain seluas kurang lebih 30×40 meter yang tidak dapat dijangkau armada. Lokasinya berada di tebing bagian atas, jauh dari jalan raya, serta sulit untuk membentangkan selang. “Tambah banyak titiknya ini, makin besar,” ujar Teddy saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp di tengah proses pemadaman.
**⢠MENGAPA & DAMPAK**
Kebakaran di Pemandangan Arak-Arak bukanlah kejadian pertama kali. Kawasan ini yang telah menjadi destinasi wisata populer di Bondowoso, telah beberapa kali mengalami kebakaran hutan dan lahan. Penyebab pasti kebakaran tersebut masih belum diketahui, namun pihak berwenang telah mengevaluasi potensi kebakaran di area ini.
Kejadian ini memperlihatkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan demikian, pihak berwenang dapat mengambil tindakan preventif untuk mencegah kebakaran yang lebih parah di masa depan.
**⣠PENUTUP**
Api di Pemandangan Arak-Arak akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 3 jam. Namun, perlu diingat bahwa kejadian ini bukanlah satu-satunya contoh kebakaran di Bondowoso. Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko kebakaran.
Jalan panjang yang masih harus ditempuh adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi potensi kebakaran. Dengan demikian, kelestarian lingkungan dan keamanan masyarakat dapat terjaga.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/jatim/556066/kawasan-arak-arak-wringin-bondowoso-dilanda-kebakaran-petugas-berjuang-padamkan-api-selama-3-jam, without altering the facts of the original article.